Kompas.com - 21/10/2020, 22:40 WIB
Ekspresi Mesut Ozil usai dikalahkan Everton pada hari Minggu (7/4/2019) twitterEkspresi Mesut Ozil usai dikalahkan Everton pada hari Minggu (7/4/2019)

LONDON, KOMPAS.com - Mesut Oezil akhirnya buka suara setelah dicoret dari skuad Arsenal untuk Liga Inggris dan Liga Europa musim 2020-2021.

Mesut Oezil mengaku sangat kecewa karena tidak diberi kesempatan oleh manajemen maupun jajaran pelatih untuk membuktikan diri.

Pemain asal Jerman itu menilai loyalitasnya tidak dihargai oleh Arsenal setelah dicoret dari skuad.

Luapan kekecewaan itu ditulis Oezil di akun Instagram pribadinya disertai dengan foto dirinya mengenakan jersey Arsenal, Rabu (21/210/2020).

Baca juga: Anda Pikir Mengirimkan Dua Umpan Indah Sudah Cukup, Oezil?

"Ini adalah pesan untuk fans Arsenal yang sangat sulit ditulis," kata Oezil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sangat kecewa mengetahui fakta bahwa saya tidak disertakan ke dalam skuad Arsenal untuk Liga Inggris musim ini," ucap Oezil.

"Saat memperpanjang kontrak pada 2018, saya berjanji akan setia kepada klub yang saya cintai, Arsenal. Namun, mereka justru mengabaikan saya," tutur Oezil.

"Saya kini baru mengetahui bahwa kesetiaan sangat sulit didapatkan pada masa sekarang. Saya selalu berusaha tetap berpikir positif sembari menunggu kesempatan kembali ke skuad," ucap Oezil.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

This is a difficult message to write to the @Arsenal fans that I’ve played for over the past few years. I’m really deeply disappointed by the fact that I have not been registered for the @premierleague season for the time being. Upon signing my new contract in 2018, I pledged my loyalty and allegiance to the club that I love, Arsenal, and it saddens me that this has not been reciprocated. As I have just found out, loyalty is hard to come by nowadays. I've always tried to remain positive from week to week that there's maybe a chance to get back in the squad soon again. That's why I kept silent so far. Before the Coronavirus break I was really happy with the development under our new coach Mikel Arteta - we've been on a positive way and I would say my performances were on a really good level. But then things changed, again, and I was not longer allowed to play football for Arsenal. What else can I say? London still feels like home, I still have many good friends in this team, and I still feel a strong connection with the fans of this club. No matter what, I will keep fighting for my chance and not let my 8th season at Arsenal end like this. ???????????????? I can promise you that this hard decision won't change anything in my mindset - I will continue to train as best as I can and wherever possible use my voice against inhumanity and for justice. #M1Ö #YaGunnersYa

A post shared by Mesut O?zil (@m10_official) on Oct 21, 2020 at 4:13am PDT

"Itulah sebabnya mengapa saya selalu diam dalam beberapa pekan terakhir," kata Oezil menambahkan.

Mesut Oezil mulai kehilangan tempat di skuad utama Arsenal setelah Arsene Wenger pensiun pada akhir musim 2017-2018.

Setelah ditinggal Wenger, Oezil lebih sering berada di bangku cadangan ketika Arsenal dilatih Unai Emery dan kini Mikel Arteta.

Baca juga: Dituding Sia-siakan Bakat Mesut Oezil, Mikel Arteta Beri Pembelaan

Ketahanan fisik hingga minimnya kontribusi saat tim sedang bertahan disebut menjadi dua faktor yang membuat Oezil jarang mendapat kesempatan bermain dari pelatih.

Di luar sepak bola, Oezil juga dikabarkan tidak akur dengan manajemen Arsenal.

Hal itu tidak lepas dari keputusan Oezil yang menolak gajinya dipotong oleh manajemen pada masa kompetisi ditangguhkan akibat pandemi virus corona.

Keputusan itu dikabarkan membuat manajemen Arsenal kecewa karena Oezil saat ini merupakan pemain dengan gaji tertinggi di tim.

Dikutip dari situs Sky Sports, pendapatan Oezil di Arsenal mencapai 350 ribu pounds atau setara 6,673 miliar per pekan.

Akan tetapi, Oezil juga mendapat banyak kata positif dari para fans setelah ia menawarkan diri untuk membayar gaji sang maskot tim, Gunnersaurus, yang dipecat oleh The Gunners.

Andy Quy, yang berperan sebagai Gunnersaurus selama 27 tahun terakhir, dan beberapa karyawan Arsenal lainnya diberhentikan klub sebagai bagian dari penghematan klub di tengah pandemi.

Oezil menawarkan untuk membayar gaji penuh Andy Quy selama sang pemain masih menjadi pemain Arsenal.

Adapun kontrak Oezil saat ini masih tersisa satu tahun lagi sampai Juni 2021.

Baca juga: Arsene Wenger Ungkap Cara Maksimalkan Kemampuan Mesut Oezil

Manajemen Arsenal dikabarkan semakin geram dengan Oezil yang sempat mengumbar masalah pemotongan gaji melalui agennya.

Setelah dicoret dari skuad, Mesut Oezil kini harus menunggu sampai Januari 2020 untuk bisa mendapatkan kesempatan bermain dari Arsenal.

Selama masa penantian itu, Oezil memastikan dirinya akan berusaha keras untuk membuktikan diri sehingga bisa kembali bermain.

"Sebelum pandemi virus corona, saya sangat senang dengan perkembangan tim di bawah komando Arteta. Saya pikir penampilan saya saat itu sangat bagus," kata Oezil.

"Namun, keadaan lagi-lagi berubah dan saya tidak lagi punya kesempatan bermain. Apa lagi yang bisa saya katakan," ucap Oezil.

"London masih menjadi rumah bagi saya. Saya masih memiliki banyak teman di Arsenal dan koneksi yang kuat dengan para fans," tutur Oezil.

"Saya tidak peduli, saya akan bekerja keras untuk mendapat kesempatan bermain lagi. Saya tidak ingin delapan musim saya di Arsenal berakhir seperti ini," ucap Oezil.

Saya berjanji, keputusan Arsenal tidak akan mengubah pikiran saya. Saya akan terus berlatih keras dan menggunakan suara saya untuk melawan ketidak adilan," tutur Oezil menambahkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.