Pandemi Corona, Menonton dari Jarak Jauh Masih Berlangsung

Kompas.com - 24/09/2020, 18:58 WIB
Raheem Sterling membawa Manchester City sementara unggul atas tuan rumah Brighton and Hove Albion pada pekan ke-35 Liga Inggris, Minggu (12/7/2020) dini hari. AFP/JULIAN FINNEY / POOLRaheem Sterling membawa Manchester City sementara unggul atas tuan rumah Brighton and Hove Albion pada pekan ke-35 Liga Inggris, Minggu (12/7/2020) dini hari.

LONDON, KOMPAS.com - Tingkat pertumbuhan kasus corona baru di Inggris berbuntut pada terganggunya perjalanan Liga Inggris musim 2020-2021.

Bergulir sejak Sabtu (12/9/2020), laga-laga Liga Inggris masih bersua dengan lengangnya stadion kosong, bahkan sampai sekarang.

Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, dipeluk rekan setimnya, Ferran Torres, setelah menjebol gawang Wolverhampton pada pekan kedua Liga Inggris 2020-2021.MARC ATKINS / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFP Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, dipeluk rekan setimnya, Ferran Torres, setelah menjebol gawang Wolverhampton pada pekan kedua Liga Inggris 2020-2021.

Awalnya, memasuki pekan ketiga, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sedikit demi sedikit menghadirkan penonton langsung ke stadion.

Menurut rencana, sebagaimana dilakukan di Liga Jerman, Liga Italia, dan Liga Jepang, ada kehadiran maksimal 1.000 penonton pada setiap laga.

Penyerang Arsenal Alexanre Lacazette (tengah) mencetak gol ke gawang Fulham pada laga pembuka Liga Inggris 2020-2021 di Stadion Craven Cottage, Sabtu (12/9/2020). AFP/PAUL CHILDS Penyerang Arsenal Alexanre Lacazette (tengah) mencetak gol ke gawang Fulham pada laga pembuka Liga Inggris 2020-2021 di Stadion Craven Cottage, Sabtu (12/9/2020).

Di Italia, klub Serie A Parma sempat menikmati kebijakan maksimal 1.000 penonton ini.

Pasalnya, pemerintah wilayah Emilia-Romagna, Veneto, dan Lombardia, tempat Parma bermarkas memberikan izin kehadiran maksimal 1000 penonton menyaksikan laga langsung di stadion Parma, Ennio Tardini.

Riccardo Gagliolo (kiri) berduel dengan Timothy Castagne (kanan) pada laga Parma vs Atalanta di Stadion Ennio Tardini dalam lanjutan pekan ke-37 Serie A, kasta teratas Liga Italia, Selasa 28 Juli 2020.AFP/ MIGUEL MEDINA Riccardo Gagliolo (kiri) berduel dengan Timothy Castagne (kanan) pada laga Parma vs Atalanta di Stadion Ennio Tardini dalam lanjutan pekan ke-37 Serie A, kasta teratas Liga Italia, Selasa 28 Juli 2020.

Selain Parma, belum ada klub yang mendapatkan izin dari pemerintah lokal masing-masing untuk bisa menghadirkan penonton langsung.

Sayangnya, pada laga perdana klub yang kini dimiliki oleh Krause Group asal AS ini, Dewi Fortuna belum berpihak.

Kiper Napoli David Ospina (kanan) berupaya menangkap bola dibayang-bayangi striker Parma, Andreas Cornelius (tengah) pada laga Parma vs Napoli di Stadion Ennio-Tardini, Minggu (20/9/2020).AFP/ALBERTO PIZZOLI Kiper Napoli David Ospina (kanan) berupaya menangkap bola dibayang-bayangi striker Parma, Andreas Cornelius (tengah) pada laga Parma vs Napoli di Stadion Ennio-Tardini, Minggu (20/9/2020).

Tuan rumah harus menelan kekalahan dua gol tanpa balas dari tamunya Napoli pada pertandingan, Minggu (20/9/2020).

Per 19 September 2020, Italia mencatatkan 1.638 kasus positif corona dengan 24 angka kematian.

Jumlah maksimal 1.000 penonton, kemudian, ditingkatkan menjadi 20 persen dari total kapasitas tampung stadion.

Jamie Vardy (kanan) berusaha mencetak gol dalam pertandingan Leicester vs Sheffield pada pekan ke-36 Liga Inggris di Stadion King Power, Jumat (17/7/2020) dini hari WIB. AFP/MICHAEL REGAN Jamie Vardy (kanan) berusaha mencetak gol dalam pertandingan Leicester vs Sheffield pada pekan ke-36 Liga Inggris di Stadion King Power, Jumat (17/7/2020) dini hari WIB.

Baca juga: Jadwal Piala Liga Inggris Malam Ini, Saatnya Liverpool dan Man City Beraksi

Tentu saja, para penonton mesti melewati protokol pencegahan corona mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, hingga sikap menjaga jarak.

Sayangnya, seluruh pemangku kepentingan Liga Inggris mesti gigit jari lantaran kebijakan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Selasa (22/9/2020).

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.AP/Matt Dunham Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Boris Johnson melarang pertemuan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, termasuk laga sepak bola, hingga akhir 2020.

Alhasil, kebijakan itu mengembalikan lagi cara menonton bahkan beraktivitas melalui media daring sejak Maret 2020.

James Rodriguez merayakan gol pertamanya bagi Everton pada laga Liga Inggris kontra West Bromwich Albion di Stadion Goodison Park, Sabtu (19/9/2020).AFP/NICK POTTS James Rodriguez merayakan gol pertamanya bagi Everton pada laga Liga Inggris kontra West Bromwich Albion di Stadion Goodison Park, Sabtu (19/9/2020).

Aktivitas

Belajar online membuat siswa, guru, dan orang tua terhubung dengan  satu aplikasi berisi pembelajaran gratis semisal e-book, video, slide presentasi, latihan soal, termasuk aplikasi rekomendasi sesuai mata pelajaran.Nusatek.id Belajar online membuat siswa, guru, dan orang tua terhubung dengan satu aplikasi berisi pembelajaran gratis semisal e-book, video, slide presentasi, latihan soal, termasuk aplikasi rekomendasi sesuai mata pelajaran.

Selain menonton sepak bola, pandemi corona juga membatasi kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka.

Siswa-siswa di Indonesia pun saat ini belum bisa kembali belajar dengan cara tatap muka lantaran angka kasus baru corona masih melonjak tinggi.

Selama hampir enam bulan ini, para siswa masih menggunakan metode belajar daring.

Ilustrasi belajar dari rumahDOK. PEXELS Ilustrasi belajar dari rumah

Mereka memanfaatkan kemajuan teknologi digital untuk belajar.

Sementara, belum pastinya situasi menurunnya pandemi corona, dalam pandangan Direktur Nusatek.id Yehezkiel Panji membuat pihaknya menjawab tantangan makin menyempurnakan sistem belajar daring.

Ilustrasi Belajar dari Rumah
DOK. TANOTO FOUNDATION Ilustrasi Belajar dari Rumah

"Saat ini, Indonesia membutuhkan solusi teknologi pendidikan yang nyata, real, bisa dipakai semua orang," katanya dalam siaran tertulis pada Kamis (24/9/2020).

Yehezkiel mengatakan pihaknya, kemudian, meluncurkan aplikasi berkonsep peer to peer education system yang gratis, mudah, dan siap pakai.

Ilustrasi belajar online dari rumah.Dok Telkomsel Ilustrasi belajar online dari rumah.

"Namanya SISWAMEDIA," kata Yehezkiel.

Dengan memanfaatkan aplikasi ini, lanjutnya, siswa, guru, dan orang tua terhubung dengan  satu aplikasi berisi pembelajaran gratis semisal e-book, video, slide presentasi, latihan soal, termasuk aplikasi rekomendasi sesuai mata pelajaran.

Ilustrasi belajar dari rumah.Shutterstock Ilustrasi belajar dari rumah.

Menurut Yehezkiel, aplikasi ini juga mengangkat materi-materi umum untuk pembangunan karakter, cara berpikir kritis, dan berkompetensi secara global.

Yehezkiel menginformasikan, aplikasi ini diluncurkan di Google Playstore dan Apple App Store dan sudah tersedia juga di laman tersendiri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X