Kritik Persib Terkait Kebijakan Bursa Transfer Liga 1 2020

Kompas.com - 23/09/2020, 18:30 WIB
Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono (kiri) bersama pelatih Persib Robert Rene Alberts (kanan), jelang laga Persib vs Arema FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHADirektur PT PBB, Teddy Tjahyono (kiri) bersama pelatih Persib Robert Rene Alberts (kanan), jelang laga Persib vs Arema FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung mengkritik kebijakan PSSI yang membuka kembali bursa transfer pemain asing untuk lanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Seluruh kontestan Liga 1 2020 diizinkan untuk mendatangkan dan mendaftarkan pemain asing baru terhitung 21 September hingga 18 Oktober 2020.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengatakan keputusan itu tidak logis.

Terlebih, sebanyak delapan klub menolak penambahan pemain asing dalam manager meeting yang digelar PT Liga Indonesia Baru (LIB), PSSI, dan perwakilan klub Liga 1 2020 pada Senin (21/9/2020).

Sementara, tujuh klub setuju dan sisanya abstain.

Baca juga: Persib Gelontorkan 31 Gol dalam 2 Laga Uji Coba Melawan Tim Liga 3

"Ini semuanya tidak logis. Terlebih, ketika melakukan voting pada pertemuan terakhir di Bandung hari Senin lalu, 8 dari 18 klub tidak setuju (adanya penambahan pemain asing). Tujuh tim memilih setuju dan tiga tim netral," kata Alberts dalam telekonferensi via Zoom, Rabu (23/9/2020).

"Dalam voting, ketika suara terbanyak menang, seharusnya tidak ada transfer window (sebelum restart Liga 1 2020). Kalau sekarang keputusannya seperti ini, kenapa harus ada voting? Itu menyisakan banyak pertanyaan soal sepak bola Indonesia," tegas dia.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu mempertanyakan, apakah pada Desember nanti akan ada bursa transfer lagi di Liga 1 2020.

Sebab, kesepakatan awal menyebutkan, bursa transfer baru akan dibuka pada Desember 2020.

Bila pada kenyataannya bursa transfer bulan Desember 2020 tetap dibuka, menurut Alberts, itu adalah fenomena aneh.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X