Siluet Lionel Messi Hadir di Kota Milan, Isu Gabung Inter Mencuat

Kompas.com - 29/07/2020, 21:40 WIB
Bintang Barcelona Lionel Messi berjalan menunduk saat laga timnya melawan CA Osasuna di Stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Kamis (16/7/2020). Barcelona menelan kekalahan 1-2 kontra tim papan tengah, Osasuna, sementara Real Madrid berhasil keluar sebagai juara Liga Spanyol setelah menang 2-1 melawan Villarreal di Stadion Alfredo di Stefano, Valdebebas. AFP/LLUIS GENEBintang Barcelona Lionel Messi berjalan menunduk saat laga timnya melawan CA Osasuna di Stadion Camp Nou di Barcelona, Spanyol, Kamis (16/7/2020). Barcelona menelan kekalahan 1-2 kontra tim papan tengah, Osasuna, sementara Real Madrid berhasil keluar sebagai juara Liga Spanyol setelah menang 2-1 melawan Villarreal di Stadion Alfredo di Stefano, Valdebebas.
|

KOMPAS.com – Pihak Inter Milan seolah mengangkat kembali isu soal bergabungnya Lionel Messi dengan menampilkan siluet bintang Barcelona itu di Katedral Duomo, Milan, Italia.

Gambar siluet Lionel Messi ditampilkan sebagai bentuk promosi saat laga Inter Milan vs Napoli pada pekan ke-37 Liga Italia, Selasa (28/7/2020), di saluran televisi China, PPTV.

PPTV adalah stasiun TV milik Suning Group, yang merupakan pemegang saham terbanyak Inter Milan.

Dengan adanya kejadian tersebut, media Italia pun kembali mengangkat bahwa Inter Milan berniat untuk mendatangkan Lionel Messi meski sulit.

Baca juga: Curhat Pemain Muda Mallorca yang Kesal Dijuluki Lionel Messi dari Meksiko

Rumor soal misi Inter merekrut kapten Barca itu memang kencang digemborkan media seturut dengan situasi di klubnya yang disebut tidak kondusif.

Padahal, CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta, sudah menegaskan minat Nerazzurri berkecimpung di bursa transfer untuk Messi adalah sesuatu yang utopis.

Terlebih lagi, manuver tim-tim buat menarik bintang sekelas Messi dipersulit dengan regulasi Financial Fair Play(FFP).

Aturan FFP membuat pemilik klub tak leluasa lagi mencurahkan dana dari kantong pribadi untuk membiayai transfer seperti dialami calcio era 1990-an atau 2000-an awal.

Baca juga: Umur 35 Tahun Saat 2022, Bisakah Lionel Messi Tampil di Piala Dunia?

"Tak ada klub Italia yang dapat merampungkan operasi transfer seperti itu tanpa pemilik klub yang memberikan kontribusi besar," kata Marotta, dikutip BolaSport dari Football Italia.

"Akan sangat luar biasa melihat pemain juara seperti Messi hadir di sini, tetapi itu cuma khayalan," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X