Diragukan, Ambisi Klub Milik Orang Terkaya Indonesia Rekrut Balotelli

Kompas.com - 24/07/2020, 02:20 WIB
Mario Balotelli berbincang dengan wasit usai laga Brescia vs Napoli dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Mario Rigamonti, 21 Oktober 2019. AFP/MIGUEL MEDINAMario Balotelli berbincang dengan wasit usai laga Brescia vs Napoli dalam lanjutan Serie A Liga Italia di Stadion Mario Rigamonti, 21 Oktober 2019.

KOMPAS.com - Gebrakan klub Serie C, Como 1907, untuk mendatangkan Mario Balotelli diragukan oleh kedua media lokal Como: Corriere di Como dan La Provincia di Como.

Penyerang bengal Italia, Mario Balotelli, dilaporkan membuka negosiasi dengan klub Como 1907 setelah ia meninggalkan Brescia yang terdegradasi dari Serie A pada akhir musim ini.

CEO Como 1907, Michael Gandler, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengadakan kontak dengan kubu Mario Balotelli yang diwakili super agen Mino Raiola.

"Perwakilannya duduk dan mendengarkan penawaran kami. Saya tak bisa membicarakan lebih dari itu," tutur eks direktur Inter Milan tersebut seperti dikutip Football Italia dari La Provincia di Como.

Baca juga: Grup Djarum Beli Como 1907 yang Bakal Jadi Rumah Garuda Select

Como 1907 merupakan klub milik orang terkaya di Indonesia, Michael Bambang dan Robert Budi Hartono.

Keluarga pendiri Grup Djarum itu resmi memiliki Como 1907 melalui perusahaan bernama SENT Entertainment pada awal April 2019.

Michael Bambang dan Robert Budi Hartono merupakan orang-orang terkaya ke-54 dunia dengan Forbes menaksir kekayaan kolektif keduanya di angka 35 miliar dolar.

SENT menunjuk Michael Gandler, mantan manajer pemasaran dan pemasukan Inter Milan pada era presiden Erick Thohir, sebagai CEO baru.

Namun, La Provincia mengutarakan segala risiko yang datang dengan Balotelli.

Mereka memaparkan segala kesulitan Balotelli di Brescia, klub masa kecil sang pemain yang sempat digadang-gadang menjadi suaka baginya untuk kembali ke permainan terbaik.

Baca juga: Lawan Como U17, Bagus Kahfi Inginkan Akhir Manis di Italia

La Provincia menjabarkan soal kisruh legal Balotelli dengan presiden Brescia, Massimo Cellino, terkait pembayaran gaji.

Pun, ada juga permasalahan disiplin Balotelli yang tak mengikuti program latihan mandiri selama lockdown.

Balo juga menjalani latihan terpisah dari rekan-rekannya setelah sepak bola dimulai kembali. Sang penyerang dikabarkan datang telat latihan dan kelebihan berat.

Media lokal Como ingin mengetahui seberapa besar kekuatan finansial para pemilik klub tersebut dengan pernyataan terbuka mengenai pendekatan mereka ke Balotelli ini.

Gaji terakhir Balotelli berada di angka 1 juta euro per tahun dengan bonus 3 juta euro apabila bisa mencetak 15 gol dan membantu Brescia menghindar dari degradasi.

Angka-angka itu pun masih sangat raksasa untuk level kasta ketiga sepak bola Italia.

"Ini angka-angka yang Como tak pernah pikir untuk keluarkan sebelumnya, hal ini bisa mengganggu keseimbangan internal klub," tulis La Provincia.

Baca juga: Hubungan dengan Brescia Retak, Bobot Balotelli Membengkak Jadi 99,8 Kg

Media sama mengutarakan bahwa ada rasa skeptis besar dari para fans di region tersebut, seperti yang mereka pantau dari media sosial.

Banyak fans melihat pendekatan ke Balotelli adalah langkah tak diperlukan untuk seorang pemain yang tak akan bisa kembali ke permainan terbaiknya dan berpotensi menciptakan masalah di klub.

Namun, mereka mengerti bahwa pendekatan Como 1907 lebih dari sekedar memperkuat tim tetapi juga mengangkat profil tim.

"Sejauh ini, hipotesisnya sangat tidak mungkin walau tak sepenuhnya menghilang." tulis mereka lagi.

Sementara itu, Corriere di Como telah melaporkan bahwa "ada banyak halangan merintangi, tak terkecuali adalah Serie C bukanlah kompetisi untuk membuat sang pemain bahagia."

Mereka juga mengatakan kalau Balotelli bisa jadi lebih tertarik mendengar tawaran dari Brasil atau klub Serie A lain.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X