Grup Djarum Beli Como 1907 yang Bakal Jadi "Rumah" Garuda Select

Kompas.com - 18/10/2019, 09:06 WIB
Mirwan Suwarso Tjahjo Sasongko/Kompas.comMirwan Suwarso

KOMPAS.com - Duo pemilik Grup Djarum, Michael Bambang dan Robert Budi Hartono, mengambil alih klub Serie C Italia, Como 1907. Mereka ingin menjadikan markas klub tersebut sebagai "rumah" bagi tim masa depan Indonesia, Garuda Select.

Pengambilalihan klub berusia yang didirikan pada tahun 1907 tersebut terjadi pada tahun 2019, tepatnya awal April.

Hal itu berdasarkan laporan Calcio E Finanza yang mengatakan bahwa perusahaan Inggris, SENT Entertainment Ltd, sudah membeli klub tersebut.

Baca juga: Garuda Select II Bakal Jajal Man City, Juventus, dan Inter/AC Milan

SENT Entertainment Ltd dikendalikan oleh Grup Djarum yang dimiliki oleh Michael Bambang dan Robert Budi Hartono.

Dua bersaudara ini masuk jajaran orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai 35 miliar dollar AS (sekitar Rp 494 triliun), seperti dilaporkan Forbes.

Como 1907, yang sudah berusia 112 tahun, baru saja promosi dari Serie D pada tahun 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski demikian, klub tersebut mengalami masalah finansial sehingga pernah dinyatakan bangkrut pada Desember 2004, kemudian pada 2017.

Soal pembelian klub berjulukan I Lariani tersebut dikonfirmasi oleh Mirwan Suwarso selaku perwakilan MolaTV, yang juga termasuk anak usaha Grup Djarum.

Dia membeberkan hal tersebut ketika mempresentasikan acara dokumenter "The American: Como 1907", yang merupakan salah satu program dari sekian banyak acara yang bakal ditayangkan MolaTV.

"Kami membelinya tak sampai Rp 5 miliar. Istilahnya, kami menebus di pegadaian. Kami hanya memastikan karyawan mereka gajinya terselesaikan," ujar Mirwan dalam acara bincang-bincang dengan wartawan di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Badminton
Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Badminton
Lama Permainan Bulu Tangkis

Lama Permainan Bulu Tangkis

Sports
Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Badminton
Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Badminton
Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Sports
Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Sports
Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di 'PSS for Humanity'

Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di "PSS for Humanity"

Liga Indonesia
Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Badminton
Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton
Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Badminton
Respons Icardi soal Rumor Pertukaran dengan Cristiano Ronaldo

Respons Icardi soal Rumor Pertukaran dengan Cristiano Ronaldo

Liga Lain
Angka 13 yang Tak Berpihak pada Ginting...

Angka 13 yang Tak Berpihak pada Ginting...

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X