Bayu Gatra dan Pentingnya Jadi Pemain Sepak Bola Serba Bisa

Kompas.com - 26/06/2020, 22:40 WIB
Selama kompetisi Liga 1 2020 dihentikan akibat pandemi virus corona, Bayu Gatra menghabiskan waktu dengan main bola bersama Tunas Remaja, tim yang ada di kampung halamannya, Jember. Dokumentasi PribadiSelama kompetisi Liga 1 2020 dihentikan akibat pandemi virus corona, Bayu Gatra menghabiskan waktu dengan main bola bersama Tunas Remaja, tim yang ada di kampung halamannya, Jember.

 

JEMBER, KOMPAS.com - Pemain PSM Makassar, Bayu Gatra, bicara mengenai pentingnya menjadi seorang pemain versatile (serba bisa).

Serba bisa berarti sang pemain mampu bermain di berbagai posisi meskipun bukan di posisi alaminya.

Tidak hanya sebagai keahlian tambahan, namun kemampuan bermain di berbagai posisi sudah menjadi tuntutan sepak bola modern yang dinamis.

Pemain dituntut fleksibel sesuai dengan kebutuhan strategi dan taktik di lapangan.

Baca juga: Kelanjutan Liga Simpang Siur, Gelandang PSM Merasa Nasibnya Digantung

Pernyataan pemain asal Jember tersebut bukan tanpa alasan. Dia mengaku pernah mengalaminya sendiri di PSM Makassar.

Posisi alami Bayu Gatra adalah seorang winger yang lebih banyak bermain di sektor depan.

Namun, pada satu kesempatan, dia ditarik ke belakang menjadi seorang gelandang bertahan, sebuah posisi yang berbanding terbalik dengan posisi alaminya.

Di situlah mantan pemain Madura United tersebut merasa mendapatkan tantangan.

“Pemain harus mencoba beberapa posisi, supaya tidak kaget,” kata Bayu Gatra kepada Kompas.com.

“Saya saja di PSM ditempatkan sebagai gelandang bertahan. Tetapi haknya pelatih, pemain harus semua bisa. Kadang pakai 4-4-2 yang tidak boleh naik dan banyak bertahan."

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X