Kelanjutan Liga Simpang Siur, Gelandang PSM Merasa Nasibnya Digantung

Kompas.com - 10/06/2020, 20:35 WIB
Pemain PSM Makassar, Bayu Gatra saat diskusi virtual yang membahas soal nasib pemain Liga Indonesia pada Selasa (09/06/2020) sore.
KOMPAS.com/Suci RahayuPemain PSM Makassar, Bayu Gatra saat diskusi virtual yang membahas soal nasib pemain Liga Indonesia pada Selasa (09/06/2020) sore.

JEMBER, KOMPAS.com - Simpang siur kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 membuat Bayu Gatra merasa nasibnya ikut digantung.

Dia tidak mempermasalahkan apakah kompetisi Liga 1 2020 harus dilanjutkan atau tidak.

Yang diinginkan adalah kepastian, apakah kompetisi akan dilanjutkan atau tidak.

"Saya berharap ada solusi untuk kita semua, baik pemain bagaimana ke depan, kompetisi ini bagaimana," kata Bayu Gatra saat diskusi virtual yang membahas soal nasib pemain Liga Indonesia, Selasa (9/6/2020).

"Kami kan juga perlu kejelasan, jangan menggantung seperti ini," kata gelandang PSM Makassar itu. 

Baca juga: Pelatih Persib Tak Setuju Opsi Penghapusan Degradasi di Liga 1

Semenjak kompetisi dihentikan, praktis semua tim ikut diliburkan. Terhitung sudah hampir tiga bulan pemain Liga 1 dan Liga 2 terkatung-katung karena ketidakjelasan kompetisi Liga 1 2020.

Sebagai pemain, Bayu Gatra merasa serba menggantung. Dia tidak bisa melakukan kegiatan dengan bebas karena ada rasa tanggung jawab kepada klub.

Ini juga menimbulkan rasa dilema tersendiri karena ada "dapur yang harus dijaga agar tetap mengebul".

"Jadi, kalau memang mau digulirkan kembali, kami bisa siap-siap, tetapi kalau memang tidak, ya harus ada duduk bersama antara pemain, klub, dan PSSI untuk memikirkan ke depannya," ucapnya.

"Soalnya kami juga punya keluarga, jadi tidak gantung seperti ini," ucap mantan pemain Madura United itu.

Baca juga: Alasan Persib Bandung Bersiteguh Liga 1 Dilanjutkan

Karena itu, Bayu Gatra berharap pemangku kebijakan bisa segera mengambil keputusan secepatnya.

Dengan demikian, hal itu bisa memudahkannya dan rekan sesama pemain untuk mengambil langkah selanjutnya.

Entah itu kompetisi Liga 1 2020 dilanjutkan maupun dihentikan nantinya.

"Ya intinya kami ingin kejelasan agar semuanya jelas. Buat saya enak, buat klub enak, buat klub enak, dan buat PSSI enak, jadi kita cari jalan tengahnya bagaimana," katanya.

Baca juga: Penggawa Arema FC Sudah Gatal Ingin Latihan Kembali



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X