Kompas.com - 06/06/2020, 11:30 WIB
Pemain tengah Dortmund, Inggris Jadon Sancho menunjukkan kaus Keadilan untuk George Floyd ketika ia merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Bundesliga divisi satu Jerman SC Paderborn 07 dan Borussia Dortmund di Benteler Arena di Paderborn pada 31 Mei 2020. AFP/LARS BARONPemain tengah Dortmund, Inggris Jadon Sancho menunjukkan kaus Keadilan untuk George Floyd ketika ia merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Bundesliga divisi satu Jerman SC Paderborn 07 dan Borussia Dortmund di Benteler Arena di Paderborn pada 31 Mei 2020.

KOMPAS.com - Jadon Sancho memberi tanggapan setelah dijatuhi hukuman denda oleh DFL akibat memotong rambut.

Nasib apes harus diterima pemain sayap Borussia Dortmund, Jadon Sancho.

Pemain asal Inggris itu dijatuhi hukuman denda oleh operator Liga Jerman, DFL.

Namun, hukuman ini tidak ada kaitannya dengan aksi Sancho di atas lapangan hijau.

Baca juga: Jadwal Bundesliga Malam Ini, Bayern, Leipzig dan Dortmund Berlaga

Sancho menerima hukuman karena kedapatan memangkas rambut di tengah pandemi.

Pemain 20 tahun itu tidak sendiri. Ia bersama rekan setimnya, Manuel Akanji, pada saat itu.

DFL, dalam pernyataannya, menyebutkan bahwa, Sancho dan Akanji terbukti melanggar protokol kesehatan.

Sebab, dua pemain itu tidak memakai alat pelindung diri (APD) masker saat memangkas rambut.

"DFL mendenda Manuel Akanji dan Jadon Sancho," demikian bunyi pernyataan DFL, seperti dilansir dari Goal, Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: 6 Fakta Menarik Jelang Laga Dortmund vs Hertha

"Para pemain Borussia Dortmund telah melanggar protokol kesehatan saat memangkas rambut di rumah," bunyi pernyataan yang sama.

"Sebenarnya tidak ada larangan pemain untuk memangkas rambut, tetapi itu harus dilakukan sesuai dengan standar kesehatan yang telah ditetapkan organisasi," DFL menambahkan.

Hukuman ini tidak berdampak terhadap Dortmund karena bersifat pribadi.

DFL tidak menyebut berapa besaran denda yang dibebankan. Sancho dan Akanji diberi waktu untuk mengajukan banding dalam lima hari ke depan.

Namun, sebelum mengajukan banding, Sancho sudah memberi respons terlebih dahulu.

Baca juga: Sancho Punya Rekor Lebih Mentereng Ketimbang Messi dan Ronaldo pada Usia 20 Tahun

Melalui akun Twitter pribadinya, anggota timnas Inggris itu menyebut bahwa DFL telah membuat lelucon besar.

"Absolute Joke DFL," tulis Sancho dalam bahasa Inggris.

Namun, kicauan itu saat ini telah dihapus oleh sang pemain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.