Manajemen Angkat Bicara soal Pemain Arema FC yang Dinyatakan Reaktif Saat Rapid Test

Kompas.com - 05/06/2020, 10:40 WIB
Susunan pemain Arema FC yang melawan Persib Bandung pada pekan 3 Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSusunan pemain Arema FC yang melawan Persib Bandung pada pekan 3 Liga 1 2020 yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Minggu (08/03/2020) sore.

MALANG, KOMPAS.com - Manajemen Arema FC memberikan tanggapan perihal isu dua pemain mereka yang diduga reaktif saat melakukan rapid test.

Menurut informasi yang beredar, ada dua pemain dan salah seorang pelatih Arema FC yang melakukan rapid test. 

Ketiga orang tersebut diketahui melakukan rapid test atas inisiatif sendiri.

Baca juga: Bila Liga 1 Dilanjutkan, Persib Akan Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan

Rencananya, hasil rapid test tersebut akan digunakan untuk melengkapi dokumen saat berpergian.

Hasilnya, dua pemain Arema dinyatakan reaktif, sedangkan untuk hasil rapid test sang pelatih menunjukkan hasil non-reaktif.

Menanggapi kabar tersebut, Media Officer Arema FC, Sudarmadji, mengatakan bahwa rapid test dilakukan untuk mengukur imun masyarakat terhadap penyakit.

Namun, di tengah situasi pandemi seperti saat ini, rapid test menjadi kebutuhan masyarakat untuk melihat dan mengecek kondisi kesehatan tubuh mereka.

Menurut Sudarmadji, wajar apabila ada pemain atau tim pelatih yang melakukan rapid test secara mandiri.

Rapid test itu kan untuk mengukur tingkat imun seseorang, sekarang rapid test sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait daya imun atau kesehatan setiap orang," kata Sudarmadji.

"Rapid test untuk mengetahui potensi seseorang terhadap penyakit,” kata dia melanjutkan.

Untuk mengantisipasi hasil rapid test tersebut, manajemen Arema FC berencana akan melakukan swab test. 

Baca juga: Arema FC Berencana Adopsi Cara Latihan Fabio Canavaro Saat New Normal

Hal tersebut dilakukan pada pekan depan guna memastikan apakah kedua pemain itu benar-benar terpapar Covid-19 atau tidak.

Apabila kedua pemain tersebut dinyatakan positif Covid-19, mereka akan menjadi kasus kedua penularan terhadap pesepak bola di Indonesia.

Kasus pertama dialami striker asing Persib Bandung, Wander Luiz, yang dinyatakan positif terpapar virus corona setelah melakukan bepergian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X