Mengenang Persija, Baihakki Khaizan Lempar Pujian Kepada Jakmania

Kompas.com - 31/05/2020, 18:10 WIB
Mantan pemain Persija, Baihakki Khaizan, bercerita tentang mantan klubnya tersebut dan Jakmania. PERSIJA TVMantan pemain Persija, Baihakki Khaizan, bercerita tentang mantan klubnya tersebut dan Jakmania.

KOMPAS.com - Mantan pemain Persija Jakarta, Baihakki Khaizan, mempunyai kenangan indah saat memperkuat kubu Macan Kemayoran pada Liga Super Indonesia 2009-2010.

Baihakki Khaizan memilih Persija Jakarta sebagai pelabuhan pertamanya di Indonesia setelah ia pindah dari kubu Singapura, Geylang United.

Pemain Timnas Singapura ini pun mengaku terpukau dengan dukungan yang diberikan oleh fans setia Persija Jakarta, para Jakmania.

Baca juga: Makna Nomor Punggung 10 Milik Marc Klok di Persija Jakarta

Hal tersebut diungkapkan mantan bek tangguh itu sesi wawancara dengan akun YouTube resmi Persija Jakarta pada Sabtu (30/5/2020).

"Menang kalah dalam sepak bola biasa. Kita bisa punya perasaan negatif saat kalah," tutur Baihakki saat ditanya apa yang paling dikenang dari para Jakmania seusai pertandingan.

Baihakki Khaizan saat masih memperkuat Persija Jakarta.BolaSport Baihakki Khaizan saat masih memperkuat Persija Jakarta.

"Namun, mereka ini, secara rata, penerimaan mereka bagus. Saya suka itu. Kalau kalah, secara rata mereka profesional," tutur bek yang kini berusia 36 tahun tersebut.

"Ketika saya ke mall dan berjumpa anak-anak Jakmania mereka sering mengajak foto dan berkata-kata yang enak walau minggu sebelumnya kami misalnya kalah atau seri," ujar pemain yang kini membela PT Prachuap di Liga Thailand tersebut.

Baihakki juga menyinggung kehadiran perwakilan Jakmania di kota-kota lain yang turut mendukungnya saat menjalani laga tandang.

"Ada juga anak-anak Jakmania di Surabaya, Palembang, dan mereka menjemput saya ketika itu," tutur bek yang mencatatkan 30 pertandingan bersama Macan Kemayoran tersebut.

Baca juga: Marko Simic Ungkap Satu Pemain Persija yang Paling Ia Rindukan

Baihakki pun punya kenangan unik dengan para Jakmania.

Hal tersebut datang saat ia mengambil langkah kontroversial untuk membela Persib Bandung setelah hanya satu musim di Jakarta

"Ini rada aneh. Semua orang tahu dari Persija saya pindah ke Persib. Namun, sebelum  berangkat ke Bandung, saya sempat bertemu dengan kepala Jakmania dan beberapa fans, sekitar 30 orang anggota," ujar Baihakki.

"Mereka tidak marah atau benci. Mereka makan malam dengan saya seolah-olah menerima saya ke Persib. Itu adalah mental yang profesional bagi saya. Mereka bisa menerima hal-hal seperti itu."

"Mereka mengerti, ini soal transfer," tutur bek yang mengantar Persija ke peringkat kelima LSI 2009-10 tersebut.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X