Soal Kelanjutan Kompetisi, Pelatih Persik Ingatkan Nasib Tim Liga 2-Liga 3

Kompas.com - 31/05/2020, 15:20 WIB
Seusai menahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan pertama Liga 1 2020 1-1 pelatih Joko Susilo bersalaman dengan maskot Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUSeusai menahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan pertama Liga 1 2020 1-1 pelatih Joko Susilo bersalaman dengan maskot Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/02/2020) malam.

MALANG, KOMPAS.com - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, turut angkat bicara soal kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Menurut pelatih asal Cepu, PSSI hendaknya memikirkan nasib semua tim, bukan hanya tim-tim Liga 1, melainkan juga tim Liga 2 dan Liga 3.

Pelatih yang biasa disapa Gethuk itu menjelaskan, semua tim saat ini mengalami masalah yang sama sejak tidak adanya kompetisi Liga 1 2020 akibat pandemi virus corona.

Dia mengingatkan bahwa semua tim memiliki masalah yang sama, bukan hanya tim Liga 1.

Untuk itu, Joko Susilo berharap agar sebelum mengambil keputusan, PSSI perlu memperhatikan kondisi tim-tim Liga 2 dan Liga 3.

Baca juga: Ketum PSSI Tunjuk Dua Purnawirawan TNI sebagai Staf Khusus

"Kita ingin kompetisi kembali, tetapi juga perlu memikirkan saudara kita di Liga 2 dan Liga 3," kata Joko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Termasuk jika kompetisi nanti dibagi dalam dua wilayah atau dengan format tanpa degradasi, tentu kondisi tim-tim di Liga 2 dan Liga 3 perlu dipertimbangkan jangan sampai persiapan yang mereka lakukan akan sia-sia," kata pelatih berusia 49 tahun itu.

Joko Susilo menambahkan, jika kompetisi atau turnamen yang direncanakan sebagai pengganti apabila kompetisi dihentikan, bulan Agustus adalah bulan yang ideal untuk kembali mengawali sepak bola Tanah Air.

Dia beranggapan, pada bulan Agustus, jika sepak bola Indonesia kembali digulirkan, itu akan sesuai dengan kalender FIFA dan tidak akan mengganggu persiapan timnas.

Baca juga: 18 Klub Beri Pendapat Soal Liga 1, PSSI Masih Bisu

"Mengawali di bulan Agustus menurut saya akan sangat tepat karena sesuai dengan kalender FIFA kemungkinan akan enak kalau kita ikut itu," ucap mantan pelatih Arema FC itu.

Menurut dia, tak bisa hanya berdiam diri seperti saat ini karena sepak bola harus terus berlanjut dengan mengikuti protokol kesehatan yang disarankan oleh pemerintah.

"Kita harus siap dengan situasi apa pun. Kita tidak bisa berdiam diri terus seperti ini. Mau turnamen atau kompetisi harus segera diputuskan," kata pelatih berlisensi AFC Pro itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X