Presiden UEFA Yakin Sepak Bola Bakal Segera Kembali Normal

Kompas.com - 20/05/2020, 18:40 WIB
Presiden UEFA Aleksander Ceferin memberi isyarat saat konferensi pers menyusul pertemuan komite eksekutif di markas UEFA, di Nyon, Swiss pada 4 Desember 2019. AFP/FABRICE COFFRINIPresiden UEFA Aleksander Ceferin memberi isyarat saat konferensi pers menyusul pertemuan komite eksekutif di markas UEFA, di Nyon, Swiss pada 4 Desember 2019.


KOMPAS.com - Presiden Asosiasi Sepak Bola Eropa ( UEFA), Aleksander Ceferin, optimistis kompetisi bakal secepatnya kembali normal setelah masa-masa sulit akibat pandemi virus corona.

Optimisme Aleksander Ceferin itu sejalan dengan jumlah kasus virus corona di Eropa yang dilaporkan berangsur menurun.

Tren positif itu membuat sejumlah negara-negara di Eropa memutuskan untuk melonggarkan kebijakan lockdown sehingga aktivitas sehari-hari bisa berjalan normal lagi.

Tak terkecuali kompetisi sepak bola seperti Bundesliga (kasta teratas Liga Jerman) yang sudah kembali dimulai sejak Sabtu (16/5/2020).

Baca juga: 10 Panduan Protokol Latihan yang Harus Dipatuhi Tim Liga Spanyol

"Ini adalah kondisi yang belum pernah kita semua rasakan dan ketika virus ini telah berakhir, semuanya akan kembali normal," kata Aleksander Ceferin kepada The Guardian.

"Sepak bola tidak berubah setelah perang dunia pertama dan kedua. Kompetisi ini juga tidak akan berubah hanya karena pandemi virus corona."

"Banyak orang berkata dunia tidak akan lagi sama karena virus ini, mungkin benar. Namun, menurut saya mengapa tidak berpikir dunia bisa lebih baik setelah ini semua berakhir? Selalu ada pelajaran yang bisa diambil dari sebuah kejadian," imbuhnya.

Aleksander Ceferin pun mengaku tak begitu tertarik ketika orang-orang menyarankan sepak bola harus menunggu situasi benar-benar aman untuk kembali memulai kompetisi.

Dia menilai selagi semua pihak mematuhi aturan yang diberlakukan otoritas kesehatan, semua kegiatan termasuk sepak bola bisa secepatnya kembali normal.

"Ini adalah situasi yang serius tetapi perlahan (jumlah kasus) menurun sekarang dan kami tetap hati-hati untuk memutuskan kelanjutkan kompetisi agar tidak ada yang dirugikan," tegasnya.

Baca juga: Nasib Liga Italia Ditentukan 28 Mei, Opsi Play-off Masih Terbuka

"Saya adalah orang yang optimistis. Maka dari itu saya tidak suka dengan pandangan bahwa kita harus menunggu situasi aman karena kemungkinan ada gelombang kedua dan sejenisnya."

"Kami siap dan akan mengikuti rekomendasi dari pemerintah serta otoritas kesehatan. Saya sepenuhnya yakin bahwa penggemar juga bisa kembali menonton pertandingan sepak bola di stadion," ucapnya mengakhiri.

Sementara Bundesliga sudah kembali dilanjutkan, tim-tim peserta Liga Spanyol, Italia, dan Inggris baru akan memulai lagi pelatihan tim di pusat fasilitas masing-masing. 

Adapun ketiga liga top Eropa itu belum bisa memastikan tanggal resmi kembalinya kompetisi musim ini. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X