Paul Scholes Sebut Nama Tak Lazim sebagai Lawan Tersulit di Liga Inggris

Kompas.com - 13/05/2020, 09:40 WIB
Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, semasa masih bermain. http://www.thecourier.esMantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, semasa masih bermain.

KOMPAS.com - Legenda Manchester United, Paul Scholes, menyebut nama pemain tak lazim sebagai lawan tersulit yang pernah ia hadapi sepanjang dua dekade karier gemilangnya.

Paul Scholes, yang turut membawa Manchester United ke 11 juara Liga Inggris, menyebut nama Papa Boupa Diop sebagai pemain tersulit yang pernah ia hadapi.

Hal ini dikarenakan ukuran fisik gelandang asal Senegal tersebut membuat Scholes kesulitan setiap kali bersaing dengannya di lapangan tengah.

Bahkan, Scholes menyebut legenda Arsenal, Patrick Vieira, masih lebih mudah untuk dihadapi di lapangan daripada Papa Boupa Diop.

Baca juga: Tolak Liga Inggris Bergulir Kembali, Danny Rose: Saya Tidak Peduli dengan Moral Bangsa

"Ketika bermain di lapangan tengah, saya berpikir, 'Saya hanya ingin mempunyai waktu, tanpa orang di sekitar saya demi menemukan ruang dan mengoper bola'," tutur Paul Scholes dalam acara bincang-bincang bersama mantan gelandang timnas Wales, Robbie Savage, seperti dikutip dari Manchester Evening News.

"Cara saya bermain, saya tak ingin harus mengalahkan atau menjadi lebih besar dan kuat ketimbang lawan. Jika bermain melawan Patrick Vieira, Anda menyadari ia seseorang yang besar," lanjut pria dengan 66 caps bagi Timnas Inggris tersebut.

"Anda pikir sudah mendapatkan bola dan menit berikutnya ia mengambil bola itu dari kepala Anda. Ia juga pemain yang cerdas," lanjutnya.

Lalu, ia mengungkapkan ada satu nama lagi yang mungkin tak banyak dingat orang, yakni mantan gelandang Portsmouth dan Fulham, Papa Boupa Diop.

Gelandang Portsmouth, Papa Boupa Diop (kanan), beraksi pada laga semifina Piala FA kontra West Brom di Stadion Wembley, 5 April 2008.AFP.IAN KINGTON Gelandang Portsmouth, Papa Boupa Diop (kanan), beraksi pada laga semifina Piala FA kontra West Brom di Stadion Wembley, 5 April 2008.

"Ia besar sekali. Julukannya dulu adalah Si Lemari! Anda buang-buang waktu jika berduel fisik dengannya. Saya selalu kikuk jika menghadapi dia. Tentu saja dia bukan seorang Vieira, tetapi talentanya besar," tutur pria yang membela timnas Inggris pada dua Piala Eropa dan dua Piala Dunia ini.

Papa Boupa Diop merupakan pemain yang malang melintang di Liga Inggris bersama dengan Fulham, Portsmouth, West Ham, dan Birmingham City.

Ia tampil pada Piala Dunia 2002 dan merupakan pencetak gol terbanyak negaranya di Korea-Jepang dengan tiga gol.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X