Cristiano Ronaldo Batal Kembali ke Juventus karena Kabar Dybala Masih Positif Covid-19

Kompas.com - 02/05/2020, 06:53 WIB
Cristiano Ronaldo melakukan latihan dengan sepeda statis. Instagram @cristianoCristiano Ronaldo melakukan latihan dengan sepeda statis.

"Sekarang saya sudah bisa bergerak jauh lebih baik, mampu berjalan, dan melakukan latihan."

"Saya hampir tidak bisa bernapas dan saya tidak dapat melakukan apa pun setelah lima menit."

"Otot-otot saya pun masih terasa sakit, tetapi untungnya saat ini Oriana dan saya sudah jauh lebih baik," ucap Dybala menambahkan.

Menurut El Chiringuito, hingga saat ini Dybala masih terinfeksi virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China itu.

Walau demikian, kebenaran laporan El Chiringuito itu mendapat bantahan dari kekasih Dybala, Oriana Sabatini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Champlay te estamos esperando ????????

A post shared by Paulo Dybala (@paulodybala) on Apr 18, 2020 at 10:24am PDT

Sabatini mengatakan bahwa kabar dari program televisi Spanyol itu palsu alias hoaks.

"Saya tak tahu berasal dari mana pemberitaan tersebut, karena Paulo tidak dinyatakan positif Covid-19 lagi," kata Sabatini dikutip BolaSport.com dari Record.

"Kami harus menunggu, kami akan melakukan tes dan lihat bagaimana selanjutnya. Dari mulut kami, (pemberitaan) itu tidak benar."

"Jika kami masih terinfeksi Covid-19, kami akan mengumumkannya. Jika tidak kami juga lakukan hal tersebut. Tetapi kami tak memberikan informasi yang salah," tambahnya.

Sejauh ini, ada beberapa pemain Juventus yang terjangkit Covid-19. Selain Dybala, ada Daniele Rugani dan Blaise Matuidi.

Baca juga: Di Mata Totti, Dybala Pemain Nomor 10 Terbaik Saat Ini

Laporan lain yang dikeluarkan Mundo Deportivo menyebutkan bahwa Ronaldo tak percaya Italia sudah bisa mengendalikan Covid-19. Ini membuat dia ingin "melindungi diri sendiri".

Alhasil, Ronaldo saat ini masih berada di kota kelahirannya, Madeira, Portugal bersama keluarganya.

Memang, Italia berada di urutan ketiga setelah Amerika Serikat dan Spanyol sebagai negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia.

Hingga 30 April 2020, jumlah kasus Covid-19 di Italia berjumlah 205.463 dengan total kematian 27.967 orang. (Bagas Reza Murti)

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X