Andre Kobra Ungkap Perbedaan Latihan Garuda Select dengan di Indonesia

Kompas.com - 30/04/2020, 17:20 WIB
(Dari kiri ke kanan) David Maulana, Brylian Aldama, Bagus Kaffa, Andre Oktaviansyah, dan Fajar Faturrahman saat baru saja tiba di Bandara Birmingham, Inggris, Sabtu (7/12/2019). Kelimanya adalah pemain program Garuda Select I yang kembali diikutsertakan pada program kedua. programgarudaselect.com(Dari kiri ke kanan) David Maulana, Brylian Aldama, Bagus Kaffa, Andre Oktaviansyah, dan Fajar Faturrahman saat baru saja tiba di Bandara Birmingham, Inggris, Sabtu (7/12/2019). Kelimanya adalah pemain program Garuda Select I yang kembali diikutsertakan pada program kedua.


JAKARTA, KOMPAS.com - Andre Oktaviansyah menjadi salah satu pemain paling beruntung di Indonesia.

Talenta serta kerja keras yang dia tunjukan membuat Andre jadi pemain muda yang terpilih mengikuti program Garuda Select dalam dua periode beruntun.

Andre Oktaviansyah menjadi satu dari lima pemain Garuda Select tahap pertama yang kembali dipanggil untuk program tahap kedua di Inggris.

Baca juga: Selangkah Lagi, Para Pemain Garuda Select Dapat Lisensi Kepelatihan FA

Sejak Desember lalu, pemain tim nasional U-16 itu sudah berada di Inggris untuk menjalani latihan bersama dua legenda Inggris, Dennis Wise dan Des Walker.

Namun, untuk saat ini, dia lebih banyak berlatih bersama fisioterapis untuk memulihkan cidera lututnya.

Remaja kelahiran 23 Oktober 2002 tersebut menilai program-program yang diberikan Garuda Select dan di Indonesia nyaris serupa.

Namun, ada detail-detail spesifik yang membedakan, seperti masalah individu pemain.

"Sebenarnya sama saja, tetapi lebih ke individual dulu. Misalnya mengatur yang belakang dulu untuk dikoreksi, lalu baru pekan depannya ke tengah, lalu bergeser ke depan, baru kita latihan tim," kata pemain berjuluk Si Kobra itu.

Jadwal latihan di Inggris juga disesuaikan dengan kebutuhan. 

Andre Oktaviansyah mengungkapkan ada satu hari khusus yang difokuskan untuk latihan fisik tanpa program latihan lainnya.

Selain itu, pelatih di Garuda Select juga memiliki filosofi yang berbeda, terutama menyangkut masalah postur tubuh.

Baca juga: Pemain Persebaya Curi Perhatian Direktur Teknik Garuda Select Dennis Wise

"Kan (postur tubuh) kita kecil-kecil, jadi dia lebih memainkan bola-bola pendek, lalu kita juga jarang build-up kalau Coach Des yang melatih. Langsung buang ke depan menuju striker."

"Kalau di Indonesia bedanya kita masih berani build-up, kalau di sana Coach Des tidak mau kita build-up," tutur pemain berusia 17 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ferdinand Sinaga Balik ke Persib dengan Status Bebas Transfer

Ferdinand Sinaga Balik ke Persib dengan Status Bebas Transfer

Liga Indonesia
Hasil UFC 259 - Askar Askarov Sukses Sengsarakan Joseph Benavidez

Hasil UFC 259 - Askar Askarov Sukses Sengsarakan Joseph Benavidez

Sports
Jadwal Liga Spanyol Malam Ini, Duel Derbi Atletico Vs Real Madrid

Jadwal Liga Spanyol Malam Ini, Duel Derbi Atletico Vs Real Madrid

Liga Spanyol
Tes MotoGP Qatar - Reaksi Rossi Duduki Peringkat Ke-14, di Atas Quartararo

Tes MotoGP Qatar - Reaksi Rossi Duduki Peringkat Ke-14, di Atas Quartararo

Motogp
Bela Inter Milan, Christian Eriksen Pilih Eks Juventus sebagai Panutan

Bela Inter Milan, Christian Eriksen Pilih Eks Juventus sebagai Panutan

Sports
Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Bali United Malam Ini, Ujian Kedua Shin Tae-yong

Jadwal Timnas U23 Indonesia Vs Bali United Malam Ini, Ujian Kedua Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Osasuna Vs Barcelona - Gol Moriba Jadi Rekor, Koeman Akui Keindahannya

Osasuna Vs Barcelona - Gol Moriba Jadi Rekor, Koeman Akui Keindahannya

Liga Spanyol
Juventus Vs Lazio, di Balik Siasat Pirlo Cadangkan Cristiano Ronaldo

Juventus Vs Lazio, di Balik Siasat Pirlo Cadangkan Cristiano Ronaldo

Liga Italia
Di Balik Gol M Rafli untuk Timnas U22 Indonesia, Ada Janji kepada Syamsir Alam

Di Balik Gol M Rafli untuk Timnas U22 Indonesia, Ada Janji kepada Syamsir Alam

Liga Indonesia
Prediksi Starter Man City Vs Man United - De Gea Absen, Aguero Main?

Prediksi Starter Man City Vs Man United - De Gea Absen, Aguero Main?

Liga Inggris
Kepergian Ronaldo dari Real Madrid bak Berkah bagi Benzema

Kepergian Ronaldo dari Real Madrid bak Berkah bagi Benzema

Liga Spanyol
Kata Moriba Usai Buat Gol Perdana bagi Barcelona: Saya Bawa ke Liang Kubur!

Kata Moriba Usai Buat Gol Perdana bagi Barcelona: Saya Bawa ke Liang Kubur!

Liga Spanyol
Jadwal Swiss Open - Final Ideal Tunggal Putri, Axelsen Lawan Pemain 19 Tahun

Jadwal Swiss Open - Final Ideal Tunggal Putri, Axelsen Lawan Pemain 19 Tahun

Badminton
Makin Ancam Atletico Madrid, Barcelona Belum Kalah di 16 Laga Terakhir!

Makin Ancam Atletico Madrid, Barcelona Belum Kalah di 16 Laga Terakhir!

Liga Spanyol
Mengapa Ada Begitu Banyak Cedera di AC Milan, Stefano Pioli?

Mengapa Ada Begitu Banyak Cedera di AC Milan, Stefano Pioli?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X