Kompas.com - 08/04/2020, 06:00 WIB
Pelatih tim nasional sepak bola Serbia Radomir Antic terlihat saat pertandingan persahabatan antara Serbia dan Yunani di Beograd pada 11 Agustus 2010. AFP/ANDREJ ISAKOVICPelatih tim nasional sepak bola Serbia Radomir Antic terlihat saat pertandingan persahabatan antara Serbia dan Yunani di Beograd pada 11 Agustus 2010.
|

KOMPAS.com - Kabar duka terkait meninggalnya mantan pelatih Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona, Radomir Antic, menjadi perhatian pembaca Bola Kompas.com, Selasa (7/4/2020).

Radomir Antic mengembuskan napas terakhirnya pada usia 71 tahun.

Selain itu, kritik terhadap pesepak bola asal Brasil, Neymar, juga masuk dalam jajaran artikel populer desk Bola.

Neymar dianggap sebagai pemain yang banyak pura-pura dan "menipu" saat berlaga di lapangan hijau.

Dalam ragam olimpik, berita soal pebulu tangkis ganda campuran Praveen Jordan juga diikuti pembaca. Terdapat dua testimoni dari eks pebulu tangkis soal performa Praveen Jordan.

Berikut ini adalah beberapa berita populer di kanal Bola Kompas.com pada Selasa (7/4/2020):

1. Mantan Pelatih Tiga Tim Raksasa Liga Spanyol Meninggal Dunia

Mantan pelatih Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona, Radomir Antic, meninggal dunia.

Radomir Antic mengembuskan napas terakhirnya pada usia 71 tahun.

Penyebab mantan pelatih tiga tim raksasa Spanyol itu meninggal dunia tidak dipublikasikan.

Atletico Madrid telah mengonfirmasi wafatnya mantan pelatih mereka itu lewat unggahan di akun Twitter resmi klub.

"Keluarga Atletico Madrid sedang berduka atas meninggalnya Radomir Antic, salah satu pelatih legendaris kami," bunyi pernyataan Atletico Madrid dikutip dari Marca.

Baca selengkapnya: Baca juga: Mantan Pelatih Tiga Tim Raksasa Liga Spanyol Meninggal Dunia

2. "Neymar Bukan Contoh Baik, Banyak Pura-pura dan Menipu..."

Penyerang timnas Brasil, Neymar, terjatuh pada laga fase grup Piala Dunia 2018 kontra Kosta Rika di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, pada 22 Juni 2018.HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA Penyerang timnas Brasil, Neymar, terjatuh pada laga fase grup Piala Dunia 2018 kontra Kosta Rika di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg, pada 22 Juni 2018.

Neymar dinilai tidak bisa menjadi panutan bagi generasi pesepak bola berikutnya.

Demikian menurut mantan pelatih Real Madrid dan timnas Spanyol, Vicente del Bosque.

Vicente del Bosque menilai kontroversi yang kerap memayungi Neymar karena kelakukannya di lapangan membuat pesepak bola asal Brasil itu tidak tepat dijadikan sebagai panutan.

Neymar yang saat ini membela Paris Saint-Germain (PSG) disebut tidak profesional, tak terkecuali saat dia bolos pada sesi latihan bersama timnya.

Baca selengkapnya: Neymar Bukan Contoh Baik, Banyak Pura-pura dan Menipu...

3. Performa Praveen Jordan di Mata 2 Eks Pebulu Tangkis Dunia

Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan and Melati Daeva Oktavianti meluapkan kegembiraannya seusai memenangi laga final ganda campuran All England melawan pebulu tangkis Thailand Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3/2020). Praveen/Melati berhasil menjadi juara All England setelah memenangi pertandingan dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-8.ANTARA FOTO/ACTION IMAGES via REUTERS/ANDREW BOYERS Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan and Melati Daeva Oktavianti meluapkan kegembiraannya seusai memenangi laga final ganda campuran All England melawan pebulu tangkis Thailand Dechapol Puavaranukroh dan Sapsiree Taerattanachai di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3/2020). Praveen/Melati berhasil menjadi juara All England setelah memenangi pertandingan dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-8.

Keberhasilan Praveen Jordan sebagai satu-satunya pebulu tangkis Indonesia yang meraih dua kali juara All England dengan pasangan berbeda tak luput dari perhatian dua eks pemain ganda campuran dunia.

Mereka adalah Joachim Fischer Nielsen (Denmark) dan mantan pasangan Praveen Jordan sebelumnya, Debby Susanto.

Melansir situs resmi BWF, ada dua kata yang hidup berdampingan dengan Praveen Jordan.

Pertama adalah bakat dan yang kedua, inkonsistensi.

Baca selengkapnya: Baca juga: Performa Praveen Jordan di Mata 2 Eks Pebulu Tangkis Dunia 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vichai Srivaddhanaprabha, Pencipta Dongeng Indah Leicester City

Vichai Srivaddhanaprabha, Pencipta Dongeng Indah Leicester City

Sports
Jadwal MotoGP Perancis 2021, Balapan Malam Ini Dipimpin Duo Yamaha

Jadwal MotoGP Perancis 2021, Balapan Malam Ini Dipimpin Duo Yamaha

Motogp
Juventus Vs Inter - Untuk Kali Pertamanya, Cristiano Ronaldo Senang Ditarik Keluar

Juventus Vs Inter - Untuk Kali Pertamanya, Cristiano Ronaldo Senang Ditarik Keluar

Liga Italia
Ingin Saingi RANS Cilegon Milik Raffi Ahmad, Baim Wong Berniat Beli Sriwijaya FC

Ingin Saingi RANS Cilegon Milik Raffi Ahmad, Baim Wong Berniat Beli Sriwijaya FC

Liga Indonesia
Profil Juan Cuadrado, Sayap Kencang Juventus yang Mengalah demi Ronaldo

Profil Juan Cuadrado, Sayap Kencang Juventus yang Mengalah demi Ronaldo

Sports
3 Fakta Menarik di Balik Kemenangan Juventus atas Inter Milan

3 Fakta Menarik di Balik Kemenangan Juventus atas Inter Milan

Liga Italia
Profil Youri Tielemans, Pahlawan Leicester City di Final Piala FA

Profil Youri Tielemans, Pahlawan Leicester City di Final Piala FA

Sports
Jadwal dan Link Live Streaming UFC 262, Menanti Juara Baru Kelas Ringan

Jadwal dan Link Live Streaming UFC 262, Menanti Juara Baru Kelas Ringan

Liga Indonesia
Hasil dan Klasemen Liga Italia, Juventus ke 4 Besar Usai Tekuk Sang Juara

Hasil dan Klasemen Liga Italia, Juventus ke 4 Besar Usai Tekuk Sang Juara

Liga Italia
Hasil AS Roma Vs Lazio, Giallorossi Menangi Derby della Capitale

Hasil AS Roma Vs Lazio, Giallorossi Menangi Derby della Capitale

Liga Italia
2 Pemain Leicester City Kibarkan Bendera Palestina Usai Juara Piala FA

2 Pemain Leicester City Kibarkan Bendera Palestina Usai Juara Piala FA

Liga Inggris
Ada 3 Kandidat Penerus Zinedine Zidane di Real Madrid

Ada 3 Kandidat Penerus Zinedine Zidane di Real Madrid

Liga Spanyol
Kata Tielemans setelah Bawa Leicester Juara Piala FA: Gelar ini untuk Kun Vichai

Kata Tielemans setelah Bawa Leicester Juara Piala FA: Gelar ini untuk Kun Vichai

Liga Inggris
5 Fakta Menarik Leicester City Juara Piala FA: Rodgers Lanjutkan Dongeng The Foxes

5 Fakta Menarik Leicester City Juara Piala FA: Rodgers Lanjutkan Dongeng The Foxes

Liga Inggris
Leicester Juara Piala FA, Kasper Schmeichel: Ini Mimpi Saya Sejak Kecil

Leicester Juara Piala FA, Kasper Schmeichel: Ini Mimpi Saya Sejak Kecil

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X