Eks Presiden Marseille Wafat karena Corona, Djibril Cisse-Ribery Berdukacita

Kompas.com - 01/04/2020, 16:00 WIB
Striker sepak bola Prancis Djibril Cisse (kiri) memberikan konferensi pers di sebelah presiden klub sepakbola Olympique de Marseille Pape Diouf, 12 Juli 2006 di Marseille. Cisse, 24, telah meninggalkan Liverpool dengan status pinjaman musim dengan tujuan transfer permanen ke Marseille, tetapi tidak akan tersedia hingga Oktober 2006 karena ia pulih dari cedera yang dideritanya bermain untuk Prancis sebelum Piala Dunia. AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULATStriker sepak bola Prancis Djibril Cisse (kiri) memberikan konferensi pers di sebelah presiden klub sepakbola Olympique de Marseille Pape Diouf, 12 Juli 2006 di Marseille. Cisse, 24, telah meninggalkan Liverpool dengan status pinjaman musim dengan tujuan transfer permanen ke Marseille, tetapi tidak akan tersedia hingga Oktober 2006 karena ia pulih dari cedera yang dideritanya bermain untuk Prancis sebelum Piala Dunia.

KOMPAS.com - Meninggalnya mantan presiden klub Olympique de Marseille, Pape Diouf, membuat dunia olahraga sepak bola Perancis berduka, khususnya Marseille.

Mantan pemain Olympique de Marseille, seperti  Djibril Cisse dan Franck Ribery, turut menyampaikan dukacita setelah mengetahui Pape Diouf meninggal dunia.

Djibril Cisse dan Franck Ribery merupakan mantan pemain Marseille saat Pape Diouf menjabat sebagai presiden klub.

Djibril Cisse yang kini sudah pensiun pernah bergabung bersama Marseille pada kurun waktu 2006-2007 (pemain pinjaman) dan 2007-2009.

Baca juga: Eks Presiden Olympique Marseille Meninggal Setelah Terjangkit Covid-19

Sementara itu, Franck Ribery pernah berkostum Marseille pada 2005-2007.

"Hari ini sepak bola Perancis telah kehilangan pria hebat," tulis Cisse melalui akun Twitter miliknya.

"Saya akan selalu mengingat diskusi kami 1 bulan sebelum saya datang ke Marseille, dan terlebih lagi saya datang ke klub setelah saya mengalami cedera," lanjutnya.

"Ketika Pape Diouf memanggil saya dan berkata kepada saya, Saya hanya punya satu kata, kami menyetujui tanda tangan Anda di OM, dan bukan cedera Anda yang akan membuat saya berubah pikiran tentang kualitas Anda dan fakta bahwa Anda adalah pemain yang dibuat untuk memakai warna klub ini."

"Penghargaan mendalam untuk pria dan presiden yang luar biasa ini. Saya sangat sedih hari ini. Terima kasih Pope. Istirahat dengan tenang," tulis Cisse.

Franck Ribery yang kini membela klub Serie A, Fiorentina, tidak ketinggalan untuk memberikan pesan duka atas wafatnya Pape Diouf.

"Sangat sedih mengetahui Pape Diouf meninggal. Semua pikiran dan doa kami selalu untuk keluarganya," tulis Ribery di akun Twitter miliknya.

Baca juga: Imbas Penundaan, Klub-klub Liga Perancis Merugi Triliunan Rupiah

Pape Diouf pernah menjabat sebagai Presiden Olympique de Marseille pada 2005 hingga 2009.

Pape Diouf meninggal dunia pada usia 68 tahun di salah satu rumah sakit di Senegal.

Diouf dikabarkan meninggal dunia akibat terjangkit virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Saat Cegat Virus Corona Lebih Penting daripada Laga Bola dan Olahraga...



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X