Cerita Kiper AC Milan Saat Italia "Lockdown", Sepi seperti Adegan Film

Kompas.com - 16/03/2020, 17:20 WIB
Asmir Begovic hadir menyaksikan laga NBA di 02 Arena, Kamis (14/1/2016). Twitter @asmir1Asmir Begovic hadir menyaksikan laga NBA di 02 Arena, Kamis (14/1/2016).

MILAN, KOMPAS.com - Kiper pinjaman AC Milan, Asmir Begovic, menceritakan situasi Italia yang kini menjalani isolasi (lockdown) karena pandemi virus corona.

Pemerintah Italia menetapkan status lockdown sejak Selasa (10/3/2020). Jumlah orang positif virus corona yang terus meningkat membuat Pemerintah Italia memberlakukan status tersebut.

Status itu membuat publik hanya diperbolehkan pergi keluar rumah untuk alasan mendesak, seperti belanja kebutuhan pokok atau periksa kesehatan.

Tidak hanya itu, orang-orang juga diminta menjaga jarak sekitar satu meter satu sama lain, sedangkan pusat keramaian seperti sekolah, museum, dan bioskop semuanya ditutup.

Setelah hampir satu minggu status lockdown diberlakukan, Begovic mengaku tidak percaya melihat situasi Italia saat ini, terutama Kota Milan.

"Milan adalah kota besar. Orang-orang mengatakan situasi saat ini seperti adegan film, dan itu memang benar adanya. Saya tidak pernah melihat situasi seperti ini," kata Begovic, dikutip dari situs Daily Mail.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jalanan sepi. Satu-satunya yang terbuka adalah supermarket. Saya tidak yakin orang-orang akan mengerti betapa buruknya situasi di sini," ujar Begovic menambahkan.

Baca juga: Agenda Klub Serie A di Tengah Pembekuan Liga Italia, Ada yang Sudah Kembali Latihan!

Italia menjadi salah satu negara yang paling terdampak penyebaran virus corona.

Dikutip dari situs Gisan Data, jumlah kasus positif virus corona di Italia per Senin (16/3/2020) siang WIB sudah mencapai 24.747 orang.

Jumlah itu membuat Italia berada di urutan kedua daftar negara dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak di bawah China.

Halaman:


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Olimpiade Tokyo 2020, Tim Renang AS Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Sports
Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Final Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Kalah Pamor dari Wakil China, tetapi...

Badminton
Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Perjuangan Belum Usai, Anthony Ginting Ungkap Pentingnya Raih Perunggu

Badminton
Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Terhenti di Semifinal, Anthony Ginting Fokus Raih Perunggu Olimpiade Tokyo

Badminton
Lama Permainan Bulu Tangkis

Lama Permainan Bulu Tangkis

Sports
Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Kalahkan Ginting, Chen Long ke Final dan Masuk Buku Sejarah Olimpiade

Badminton
Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Hasil Semifinal Badminton Olimpiade Tokyo: Chen Long-Axelsen Final, Ginting Berburu Perunggu

Badminton
Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Muamar Qadafi, Orang Indonesia yang Memburu Prestasi bersama Guatemala di Olimpiade Tokyo

Sports
Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Kenal Angkat Besi Sejak 8 Tahun, Rahmat Erwin Kini Punya Medali Olimpiade

Sports
Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di 'PSS for Humanity'

Penggawa PS Sleman Lelang Koleksi Sepatunya di "PSS for Humanity"

Liga Indonesia
Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Kata Chen Long Usai Menang atas Anthony Ginting dan Tembus Final Olimpiade Tokyo

Badminton
Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Profil Viktor Axelsen, Tunggal Putra Denmark Cetak Sejarah di Olimpiade

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton Olimpiade Tokyo 2020, Penyebab Anthony Ginting Kalah dari Chen Long

Badminton
Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama '2020' meski Digelar 2021?

Mengapa Olimpiade Tokyo Menggunakan Nama "2020" meski Digelar 2021?

Sports
Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Kata Kevin Cordon usai Kalah dari Viktor Axelsen: Saya Hanya Bersenang-senang

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X