Persebaya vs Persik, Dekat dengan Aji, Joko Tak Ingin Kalah

Kompas.com - 28/02/2020, 20:40 WIB
Pelatih Persik Kediri Joko Susilo saat diskusi dengan pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso seusai laga pertama penyisihan Grup A Piala Gubernur Jatim 2020 yang berakhir dengan skor 3-0 di Stadion Bangkalan, Jawa Timur, Senin (10/02/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPelatih Persik Kediri Joko Susilo saat diskusi dengan pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso seusai laga pertama penyisihan Grup A Piala Gubernur Jatim 2020 yang berakhir dengan skor 3-0 di Stadion Bangkalan, Jawa Timur, Senin (10/02/2020) sore.

SURABAYA, KOMPAS.com - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso dan Pelatih Persik Kediri Joko Susilo sama-sama pernah bekerjasama di Arema FC pada Liga 1 2017 lalu. 

Persebaya vs Persik akan menjadi laga pembuka Shopee Liga 1 2020 di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (28/2/2020).

Kedua sosok pelatih itu juga memiliki catatan karier yang hampir sama yakni sama-sama memulai karir profesional mereka sebagai pemain di Arema.

Kedekatan itulah yang akan menjadi cerita lain di laga pembuka Shopee Liga 1 2020 antara Persebaya vs Persik Kediri.

Baca juga: Persebaya Vs Persik, Aji Anggap Kemenangan Bajul Ijo di Pramusim, Bukanlah Jaminan

Menghadapi Persebaya Surabaya asuhan Aji Santoso, Joko Susilo menyebut mewaspadai beberapa pemain yang menjadi kunci dari skema permainan Persebaya. 

Persebaya dinilai mengandalkan umpan-umpan pendek dan kecepatan individu pemainnya.

“Coach Aji sangat dekat sama saya. Kita juga satu kamar saat di kursus lisensi A Pro. Saya mengerti dia, kita berdiskusi disitu dan saat itu saya belum ada klub dia berdiskusi panjang lebar," kata Joko Susilo.  

Saya mengerti apa kemauan Coach Aji dengan mengambil beberapa penyerang cukup bagus terutama dari asing,” kata pelatih yang akrab disapa Gethuk itu.

Meski memiliki hubungan personal yang dekat, kedua pelatih tersebut bakal beradu strategi di Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (29/2/2020) malam.

Namun Joko tak ingin para pemain Persik terpaku pada beberapa pemain saja karena semua pemain Persebaya, menurutnya sangat berbahaya apabila diberi ruang.

“Tentu ini yang perlu kita waspadai, kita tidak bisa menyebut 1 Da Silva atau 1 Makan Konate atau 1 Eid. Karena mereka punya kemampuan untuk mencetak gol semua. Jadi lalu bagaimana dengan kita, tentu cukup mudah aja untuk kita apa yang kira-kira strategi yang Persebaya lakukan dan apa strategi yang akan kita mainkan,” ujar pelatih asal Cepu tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X