Penghormatan Mengharukan Odion Ighalo Saat Cetak Gol Pertama bagi Man United

Kompas.com - 28/02/2020, 05:36 WIB
Striker Manchester United, Odion Ighalo, memberi tepuk tangan seusai laga leg kedua babak 32 besar Liga Europa kontra Club Brugge berakhir di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Jumat (28/2/2020) dini hari WIB. AFP/OLI SCARFFStriker Manchester United, Odion Ighalo, memberi tepuk tangan seusai laga leg kedua babak 32 besar Liga Europa kontra Club Brugge berakhir di Stadion Old Trafford, Manchester, pada Jumat (28/2/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Striker baru Manchester United, Odion Ighalo, mencetak gol perdananya bagi Setan Merah pada laga kontra Club Brugge di ajang Liga Europa, Jumat (28/2/2020) dini hari WIB.

Odion Ighalo, yang datang dari Shanghai Shenhua, menceploskan gol kedua Manchester United dalam kemenangan 5-0 kontra Club Brugge pada laga leg kedua babak 32 besar Liga Europa tersebut.

Kendati bergelimang kebahagiaan setelah membukukan gol pertama bagi klub yang ia bela sejak kecil tersebut, Odion Ighalo juga merayakan gol dengan kesedihan.

Baca juga: Menipu Eks Kiper Liverpool, Bruno Fernandes Terbaik di Liga Europa

Pemain timnas Nigeria tersebut mengangkat jersey Manchester United-nya untuk menunjukkan foto Mary, sang kakak, yang meninggal di Kanada pada Desember 2019.

Beberapa waktu lalu, ipemain berusia 30 tahun ini pernah menceritakan bahwa dirinya akan selalu mengenang sang kakak di lapangan.

"Setiap gol yang saya cetak dari sekarang hingga karier saya berakhir akan didedikasikan untuk Tuhan dan dirinya," tutur Ighalo seperti dikutip dari Daily Mail.

"Saya telah menulis namanya di kaos putih yang spesial dan memasang namanya di sepatu. Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa ia selalu bersama saya," lanjutnya.

Mantan bomber Watford itu memang mengatakan kalau kepergian sang kakak telah menciptakan kekosongan di dalam dirinya.

"Saya sangat emosional karena belum benar-benar menangkap bahwa kakak saya telah pergi selamanya dan saya tak akan pernah melihatnya lagi," tutur Ighalo seperti dikutip dari Daily Mail.

Baca juga: Hasil Man United Vs Club Brugge, Setan Merah ke Babak 16 Besar Liga Europa

"Seperti ada tusukan di hati setiap kali saya tengah sendirian dan mengingat hal tersebut."

"Akhere, adik kembar saya, menangis dan mengatakan bagaimana ia begitu kangen kepadanya. Terkadang, ketika tengah sendiri, saya menangis juga. Kehilangan ini sangat menyakitkan tetapi saya juga berupaya tegar," lanjutnya.

Mary Atole meninggal dunia pada usia 43 tahun di rumahnya di Kanada pada 12 Desember 2019.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X