Arema FC Siap Berikan Bantuan Pendidikan Bagi Pemain Timnas U-16 Putri

Kompas.com - 04/01/2020, 16:40 WIB
Pemain Arema Putri, Jasmine Sefia, memutuskan untuk menyudahi pendidikannya. Instagram.com/jasminesefiaa_Pemain Arema Putri, Jasmine Sefia, memutuskan untuk menyudahi pendidikannya.

MALANG, KOMPAS.com - Permasalahan Jasmine Sefia Wayne, pemain Arema FC Putri yang juga pemain Timnas U-16 putri, mendadak viral.

Kejadian ini menjadi atensi publik sebab pihak SMPN 2 kota Batu, sekolah Jasmine, tidak menyerahkan rapor bahkan mengosongkan semua nilai mata pelajaran milik sang pemain.

Atas isu ini, ia pun mengatkaan bakal putus sekolah demi konsentrasi ke sepak bola.

Mengetahui kondisi tersebut, manajer Arema FC Putri, Fuad Ardyansyah menyayangkan kejadian tersebut, apalagi pada usia Jasmine saat ini harus diberikan perhatian lebih.

Baca juga: Resmi, Hamka Hamzah Pamit dari Arema FC

 

Masalah itu membuat Fuad menegaskan bahwa Arema FC siap membantu Jasmine khususnya dalam pendidikan.

“Kami dari Arema siap membantu Jasmine dan tetap mendukung sekolah beserta karier dia dalam sepak bola,” katanya kepada KOMPAS.com.

Menurut Fuad, Arema memiliki kerjasama dengan lembaga pendidikan mulai SMP hingga perguruan tinggi.

“Saat ini kami masih mendalami dari pihak orang tua juga Jasmine serta pihak sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SMPN 2 Kota Batu, Sudiyono mengatakan permasalahan Jasmine karena sang siswi sudah satu semester tidak masuk.

Baca juga: Dulu Dipanggil Abah Sekarang Ebes, Mario Gomez Pelatih Baru Arema FC

Absensi Jasmine disebabkan karena ia mengikuti serangkaian kegiatan sepak bola mulai memperkuat Timnas U-16, seleksi di Persija dan Tira Persikabo hingga menjalani kompetisi Liga 1 putri bersama Arema FC.

Sudiyono menjelaskan pihaknya sudah memberikan saran agar Jasmine home schooling.

Dia merasa kasihan melihat Jasmine karena pelajaran di sekolah banyak yang tertinggal.

Baca juga: Hengkang dari Arema FC, Milo Ingatkan Pentingnya Investasi Klub

“Anak seusia ini seharusnya dapat pembelajaran di sekolah. Makanya saya sarankan agar akademik dan olahraga imbang, bisa dimasukkan ke home schooling atau paket kesetaraan,” ucapnya.

Sudiyono juga menyampaikan kepada orangtua jasmine bahwa ijazah yang didapat dari home schooling atau paket kesetaraan adalah sama.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X