31 Atlet Berpotensi Tampil di Olimpiade Tokyo, Termasuk Marcus/Kevin

Kompas.com - 27/12/2019, 19:00 WIB
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. BADMINTON INDONESIAPasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Beberapa cabor yang menurutnya berpotensi lolos ke Olimpiade antara lain bulu tangkis, senam, angkat besi, balap sepeda, dan panjat tebing.

Pada cabor bulu tangkis misalnya, Indonesia bisa mengirim dua wakil di sektor ganda putra.

Potensi tersebut tidak lain karena ada tiga pasangan asal Tanah Air yang bertengger di peringkat delapan besar dunia.

Mereka adalah pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra memiliki peluang lebih besar karena mereka bertengger sebagai pemuncak klasemen di sektornya hingga Week 52 atau per tanggal 24 Desember 2019.

Baca juga: Gagal di BWF World Tour Finals 2019, Marcus/Kevin Disorot Media China

Marcus/Kevin berada di urutan nomor satu dengan torehan 105.803 poin, sedangkan Ahsan/Hendra "anteng" di posisi kedua dengan catatan 99.500 poin.

Sementara itu, Fajar/Rian harus ekstra keras karena baru mengumpulkan 74.135 poin.

Sesuai regulasi, setiap negara hanya bisa mengirim dua wakil untuk setiap nomor cabor. Oleh sebab itu, dua slot tersebut masih terus diperebutkan oleh ketiganya.

Terlebih lagi, mereka masih memiliki kesempatan untuk mengamankan satu slot lewat penampilan di kejuaraan dunia yang banyak berlangsung hingga April 2020 mendatang.

Pada cabor lain seperti balap sepeda, ada dua nomor yang berpotensi meloloskan atletnya, yakni BMX dan trek.

Baca juga: Pemerintah Indonesia Usahakan Pencak Silat Jadi Cabor Olimpiade

Akan tetapi, BMX lebih memiliki peluang besar. Pasalnya, cabor tersebut menempati peringkat 16 dunia. Beberapa negara di atas Indonesia ada Jepang dan Rusia.

Berkat status tuan rumah, jatah Jepang tidak dihitung dalam kualifikasi. Selain itu, Rusia baru-baru ini dilarang tampil di Olimpiade karena kasus doping.

Namun, posisi 16 besar itu belum aman. Sebab, tiga atlet BMX Indonesia tetapi wajib sejumlah kejuaraan internasional yang menjadi tempat pengumpulan poin.

Jangan sampai, tiga atlet tersebut tidak ikut berpartisipasi dan bahkan tertinggal oleh negara-negara lain di papan peringkat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X