Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/12/2019, 22:20 WIB

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, ingin membawa pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.

Menurut Zainudin, pemerintah Indonesia sedang mengusahakan hal tersebut karena pencak silat terbilang berhasil saat dilombakan di Asian Games 2018 lalu.

"Target pemerintah adalah membawa pencak silat ke Olimpiade. Pencak silat berhasil di Asian Games dan kini tinggal berjuang untuk Olimpiade," kata Zainudin dikutip dari situs web Antara.

Pada Asian Games 2019, pencak silat menjadi salah satu penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia.

Kontingen Indonesia sukses meraih 14 emas dan satu perunggu dari 16 kelas yang dilombakan.

Baca juga: Indonesia Perkenalkan Pencak Silat ke Meksiko

Saat itu, Indonesia hanya gagal meraih emas di dua nomor, yakni Kelas F (70-75 kg) putra dan Kelas J (90-95 kg) putra.

Lebih lanjut, Zainudin menyebut pemerintah seperti mendapat bahan bakar setelah pencak silat diakui dunia.

Seperti diketahui, UNESCO baru saja menetapkan pencak silat sebagai warisan benda tak benda (Intangible Cultural Heritage), Kamis (12/12/2019) lalu.

"Satu hal yang membanggakan adalah UNESCO telah mengakui pencak silat sebagai warisan budaya luhur Indonesia. Kami bersyukur dengan hal itu," kata Zainudin.

"Dulu Malaysia, pernah mengklaim pencak silat. Setelah itu kami perjuangkan dan meminta pengakuan dari PBB. Pekan lalu, UNESCO sudah mengakui pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia," ujar Zainudin menambahkan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+