Pemerintah Indonesia Usahakan Pencak Silat Jadi Cabor Olimpiade

Kompas.com - 22/12/2019, 22:20 WIB
Pesilat putri Indonesia Kurnia Fatma berlari sambil membawa bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pencak silat putri kelas C 47-51 kg Asian School Games 2019, di Rama Shinta Ballroom Patra Jasa Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/7/2019). Pada pertandingan final Kurnia Fatma mengalahkan pesilat Malaysia Nor Syakirah dengan skor 4-1. ANTARA FOTO/R REKOTOMOPesilat putri Indonesia Kurnia Fatma berlari sambil membawa bendera Merah Putih setelah berhasil meraih medali emas pencak silat putri kelas C 47-51 kg Asian School Games 2019, di Rama Shinta Ballroom Patra Jasa Semarang, Jawa Tengah, Senin (22/7/2019). Pada pertandingan final Kurnia Fatma mengalahkan pesilat Malaysia Nor Syakirah dengan skor 4-1.

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Zainudin Amali, ingin membawa pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.

Menurut Zainudin, pemerintah Indonesia sedang mengusahakan hal tersebut karena pencak silat terbilang berhasil saat dilombakan di Asian Games 2018 lalu.

"Target pemerintah adalah membawa pencak silat ke Olimpiade. Pencak silat berhasil di Asian Games dan kini tinggal berjuang untuk Olimpiade," kata Zainudin dikutip dari situs web Antara.

Pada Asian Games 2019, pencak silat menjadi salah satu penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia.

Kontingen Indonesia sukses meraih 14 emas dan satu perunggu dari 16 kelas yang dilombakan.

Baca juga: Indonesia Perkenalkan Pencak Silat ke Meksiko

Saat itu, Indonesia hanya gagal meraih emas di dua nomor, yakni Kelas F (70-75 kg) putra dan Kelas J (90-95 kg) putra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Zainudin menyebut pemerintah seperti mendapat bahan bakar setelah pencak silat diakui dunia.

Seperti diketahui, UNESCO baru saja menetapkan pencak silat sebagai warisan benda tak benda (Intangible Cultural Heritage), Kamis (12/12/2019) lalu.

"Satu hal yang membanggakan adalah UNESCO telah mengakui pencak silat sebagai warisan budaya luhur Indonesia. Kami bersyukur dengan hal itu," kata Zainudin.

"Dulu Malaysia, pernah mengklaim pencak silat. Setelah itu kami perjuangkan dan meminta pengakuan dari PBB. Pekan lalu, UNESCO sudah mengakui pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia," ujar Zainudin menambahkan.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tentang Disabilitas, Paralimpiade Paris Akan Saingi Paralimpiade London

Tentang Disabilitas, Paralimpiade Paris Akan Saingi Paralimpiade London

Sports
Jadwal Liga 1 2021: Tren Positif Arema Jelang Laga Melawan Bali United

Jadwal Liga 1 2021: Tren Positif Arema Jelang Laga Melawan Bali United

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals, Kata Greysia Usai Ditonton Menpora Zainudin Amali

BWF World Tour Finals, Kata Greysia Usai Ditonton Menpora Zainudin Amali

Badminton
4 Penyerang Indonesia untuk Piala AFF: Dipercaya Shin Tae-yong meski Minim Gol di Liga 1

4 Penyerang Indonesia untuk Piala AFF: Dipercaya Shin Tae-yong meski Minim Gol di Liga 1

Sports
DBON Harus Diimplementasikan secara Sungguh-Sungguh

DBON Harus Diimplementasikan secara Sungguh-Sungguh

Sports
Skuad Malaysia untuk Piala AFF 2020

Skuad Malaysia untuk Piala AFF 2020

Sports
Teknik Servis Mengapung dalam Bola Voli

Teknik Servis Mengapung dalam Bola Voli

Sports
Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Malaysia Tantang Indonesia di Pekan Terakhir

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Malaysia Tantang Indonesia di Pekan Terakhir

Liga Indonesia
Profil Pramudya Kusumawardana, Hampir Putus Asa karena Biaya

Profil Pramudya Kusumawardana, Hampir Putus Asa karena Biaya

Sports
Trofi Ballon d'Or Bukan untuk Messi, tetapi....

Trofi Ballon d'Or Bukan untuk Messi, tetapi....

Liga Lain
BWF World Tour Finals: Greysia/Apriyani Beberkan Kunci Kemenangan atas Wakil Thailand

BWF World Tour Finals: Greysia/Apriyani Beberkan Kunci Kemenangan atas Wakil Thailand

Badminton
Thailand Dijanjikan Bonus Rp 8,5 Miliar Jika Juara Piala AFF 2020, Bagaimana Timnas Indonesia?

Thailand Dijanjikan Bonus Rp 8,5 Miliar Jika Juara Piala AFF 2020, Bagaimana Timnas Indonesia?

Liga Indonesia
Mueller: Lewandowski Lebih Layak Raih Ballon d'Or 2021 daripada Messi

Mueller: Lewandowski Lebih Layak Raih Ballon d'Or 2021 daripada Messi

Liga Lain
Daftar 30 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Egy Dibawa ke Singapura

Daftar 30 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Egy Dibawa ke Singapura

Liga Indonesia
Everton Vs Liverpool, Hati Rafael Benitez Kini Sudah Biru

Everton Vs Liverpool, Hati Rafael Benitez Kini Sudah Biru

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.