Kompas.com - 21/11/2019, 18:00 WIB
Jose Mourinho tengah membeir instruksi kepada anak-anak asuhnya pada laga final Piala FA antara Chelsea dan Manchester United di Stadion Wembley, 19 Mei 2018. AFP/IAN KINGTONJose Mourinho tengah membeir instruksi kepada anak-anak asuhnya pada laga final Piala FA antara Chelsea dan Manchester United di Stadion Wembley, 19 Mei 2018.

KOMPAS.com - Tottenham Hotspur dinilai beruntung bisa mendapatkan Jose Mourinho.

Jose Mourinho resmi menjadi manajer anyar Tottenham Hotspur. Dia ditunjuk pada Rabu (20/11/2019) siang WIB, menggantikan Mauricio Pochettino yang beberapa jam sebelumnya dibebastugaskan.

Bersama klub asal London itu, Mourinho menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun atau hingga akhir musim 2022-2023.

Ini menandai comeback Mourinho sebagai pelatih setelah 11 bulan lalu dipecat Manchester United.

Baca juga: Jose Mourinho Jadi Pelatih Tottenham dengan Segala Kontroversinya

Mourinho mulai membesut Man United pada 2016-2017.

Pada musim perdananya, pria asal Portugal itu berhasil mempersembahkan trofi Community Shield, Piala Liga dan trofi Liga Europa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, setelahnya, Mourinho gagal menghadirkan prestasi hingga akhirnya dipecat pada Desember 2018, sesaat setelah kekalahan dari Liverpool.

Meskipun dinilai gagal bersama The Red Devils, julukan Manchester United, namun Mourinho memiliki jejak sebagai pelatih yang selalu berhasil memberikan gelar untuk klub yang memakai jasanya.

Baca juga: Jose Mourinho Tak Akan Biarkan Harry Kane Lepas dari Tottenham

Dilansir dari Goal, Kamis (21/11/2019), eks pelatih Liverpool, Graeme Souness, menilai Mourinho sebagai sosok yang tepat untuk Tottenham yang telah lama tidak merasakan gelar juara.

"Jose Mourinho sangat cocok untuk mereka," ujar Souness.

"Spurs klub yang besar dan mereka butuh sosok yang bisa mengubah sepak bola atraktif menjadi pragmatis yang bisa melahirkan banyak gelar," kata Souness.

Mourinho memang terkenal sebagai pelatih yang rajin memberikan gelar juara untuk klub yang dilatihnya.

Baca juga: Sesi Latihan Tottenham, Jose Mourinho Sudah Akrab dengan Satu Pemain

Total, sudah 25 trofi berhasil ia persembaahkan untuk FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United dalam kurun waktu 17 tahun terakhir.

Lebih jauh, Souness mengatakan bahwa Tottenham beruntung bisa mendapatkan Mourinho yang sedang memiliki ambisi untuk membungkam para peragu.

"Ia telah memenangkan trofi di mana pun berada dan saya harap ia melakukan hal yang sama di Spurs," kata Souness.

"Terlebih, Mourinho seperti marah dan kecewa dengan caranya ia dikeluarkan dari Man United, jadi saya pikir Spurs diuntungkan," Souness menambahkan.

Di sisi lain, Mourinho langsung dihadapkan pada tugas berat untuk mengatrol posisi Tottenham yang saat ini tercecer di peringkat ke-14 klasemen Liga Inggris. 

Selain itu, Mourinho juga diharapkan mampu menyamai atau melampaui pencapaian Pochettino yang selalu berhasil mengantarkan The Lilywhites, julukan Tottenham, finis di zona empat besar Liga Inggris dalam empat musim pamungkas. 



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini, Duel Kelas Berat Anthony Joshua Vs Usyk

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini, Duel Kelas Berat Anthony Joshua Vs Usyk

Sports
Prediksi Line Up Chelsea Vs Man City, The Blues Tanpa Gelandang Andalan

Prediksi Line Up Chelsea Vs Man City, The Blues Tanpa Gelandang Andalan

Liga Inggris
PON XX Papua 2021, Cara Loncat Indah Dukung Sportivitas

PON XX Papua 2021, Cara Loncat Indah Dukung Sportivitas

Sports
Kalah dari Bhayangkara FC, Pelatih Persebaya Puji Perjuangan Anak Asuh

Kalah dari Bhayangkara FC, Pelatih Persebaya Puji Perjuangan Anak Asuh

Liga Indonesia
Jadwal UFC 266, Dua Perebutan Gelar dan Comeback Nick Diaz!

Jadwal UFC 266, Dua Perebutan Gelar dan Comeback Nick Diaz!

Sports
Man United Sulit Dapat Penalti, Solskjaer Sindir Juergen Klopp

Man United Sulit Dapat Penalti, Solskjaer Sindir Juergen Klopp

Liga Inggris
Real Madrid Kini Lebih Galak dari Era Ronaldo, Proyeksi 133 Gol!

Real Madrid Kini Lebih Galak dari Era Ronaldo, Proyeksi 133 Gol!

Liga Spanyol
Man United Vs Aston Villa, Ronaldo Digdaya di Depan Gawang The Villans

Man United Vs Aston Villa, Ronaldo Digdaya di Depan Gawang The Villans

Liga Inggris
Indonesia Jajal Arena Pertandingan Jelang Piala Sudirman 2021

Indonesia Jajal Arena Pertandingan Jelang Piala Sudirman 2021

Badminton
Arema FC Vs PSIS - Terdesak, Eduardo Almeida Siap Terima Konsekuensi

Arema FC Vs PSIS - Terdesak, Eduardo Almeida Siap Terima Konsekuensi

Liga Indonesia
Messi Absen Lawan Montpellier, Disiapkan untuk Laga PSG Vs Man City?

Messi Absen Lawan Montpellier, Disiapkan untuk Laga PSG Vs Man City?

Liga Lain
Spezia Vs AC Milan: Kejutan dari Pioli Bernama Daniel Maldini

Spezia Vs AC Milan: Kejutan dari Pioli Bernama Daniel Maldini

Liga Italia
Madura United Vs PSS: Rahmad Darmawan Antisipasi Serangan Balik Super Elja

Madura United Vs PSS: Rahmad Darmawan Antisipasi Serangan Balik Super Elja

Liga Indonesia
Prediksi Skor Chelsea Vs Man City: Modal Rekor Pertemuan, The Blues Menang Tipis

Prediksi Skor Chelsea Vs Man City: Modal Rekor Pertemuan, The Blues Menang Tipis

Liga Inggris
Iwan Setiawan Sebut Persija Vs Persela Laga Terbaik Liga 1 2021-2022

Iwan Setiawan Sebut Persija Vs Persela Laga Terbaik Liga 1 2021-2022

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.