Menaruh Harap pada Kongres Luar Biasa PSSI

Kompas.com - 02/11/2019, 06:15 WIB
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) berjabat tangan saat menyerahkan bendera organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono setelah menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). Djoko Driyono resmi menjabat Ketua Umum PSSI. ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANAKetua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) berjabat tangan saat menyerahkan bendera organisasi sepak bola Indonesia kepada Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono setelah menyatakan pengunduran diri dalam pembukaan Kongres PSSI 2019 di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019). Djoko Driyono resmi menjabat Ketua Umum PSSI.

KOMPAS.comPSSI dalam hitungan jam akan memiliki pemimpin baru. Kongres Luar Biasa PSSI bakal digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019), mulai pukul 08.00 WIB.

KLB PSSI akan memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif (Exco) PSSI untuk periode 2019-2023.

Berbagai harapan disampaikan oleh para pelaku sepak bola, mulai dari pengurus klub, pelatih, hingga suporter, agar Kongres PSSI kali ini menghasilkan sesuatu yang positif untuk masa depan sepak bola Tanah Air.

Baca juga: Kongres PSSI, Akhiri Lingkaran Setan atau Bakal Sama Saja?

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra misalnya, yang lebih menyoroti segi fasilitas.

"Menurut saya yang masih kurang, dibanding Malaysia dan Thailand, adalah fasilitas latihan " ucap pria yang akrab disapa Teco itu, kepada Kompas TV (31/10/2019).

Teco menambahkan, stadion harusnya dipakai untuk pertandingan saja, bukan untuk latihan klub.

Lain dengan Teco, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, berharap agar siapa yang memimpin PSSI nanti adalah orang-orang yang pernah terjun di dunia sepak bola.

"Arema FC ingin Ketua PSSI yang terlibat langsung atau minimal pernah merasakan di sepak bola," kata Ruddy.

"Pelaku langsung itu biasanya merasakan. Feel itu beda dengan hanya sekadar ngomong, dengan pamrih. Kalau pelaku itu tahu bener mengelola suka dukanya mengelola sepak bola Indonesia," tutur dia menambahkan.

Sementara itu, Ketua Umum Brajamusti - sebutan pendukung PSIM Yogyakarta, Muslich Burhanudin alias Thole meminta siapa pun yang berkuasa di PSSI, lebih peduli dengan suporter.

Baca juga: Plt Ketum PSSI Ucapkan Selamat Berkongres untuk Peserta KLB PSSI

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X