Keuntungan Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 di Mata Seto Nurdiantoro

Kompas.com - 29/10/2019, 16:20 WIB
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menjawab pertanyaan awak media seusai laga PSS Slema vs Kalteng Putra. KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIPelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menjawab pertanyaan awak media seusai laga PSS Slema vs Kalteng Putra.

KOMPAS.com - Indonesia secara resmi memenangi bidding sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 pada 24 Oktober 2019 lalu.

Indonesia mengalahkan dua kandidat lainnya yang juga mengajukan diri, yakni Brasil dan Peru.

Kesempatan besar sebagai tuan rumah ini tentu bakal berimbas positif. Hal tersebut disampaikan oleh legenda sepak bola Tanah Air, Seto Nurdiantoro.

Pria yang juga saat ini berprofesi sebagai pelatih PSS Sleman menilai, menjadi host ajang terbesar sepak bola yunior itu menjadi peluang untuk menimba ilmu, khususnya demi kemajuan sepak bola dan olahraga Tanah Air

Baca juga: Timnas U-19 Indonesia Kesulitan Cari Lawan Uji Coba

"Tidak hanya pemain, tetapi pelatih di Indonesia juga banyak mendapat ilmu dari turnamen sekelas Piala Dunia," kata Seto Nurdiantoro dilansir Antaranews.

Dari sisi teknik sepak bola, kata Seto, taktik dan strategi yang akan ditampilkan oleh tim-tim kelas dunia nantinya bisa dipelajari secara langsung.

Terlebih lagi jika praktisi sepak bola Indonesia turut terlibat sehingga bisa mengambil keuntungan lebih dan bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Tentu saja dari turnamen itu talenta-talenta muda bermunculan dan kelak menjadi pemain bintang sepak bola dunia," ujar pria berumur 45 tahun itu.

Baca juga: Lolos Gratis ke Piala Dunia U-20, Timnas U-19 Tak Remehkan Piala Asia

Seperti halnya megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang pernah merasakan euforia Piala Dunia U-20 ini.

"Sekali lagi, momentum ini harus dimanfaatkan untuk belajar," kata dia.

Disinggung soal peluang timnas Indonesia di ajang tersebut, Seto tak banyak berkomentar.

Namun, di bawah kepelatihan Fakhri Husaini, skuad Garuda Muda bisa menunjukkan tajinya.

"Selama ini, timnas Indonesia U-19 di bawah kendali coach Fakhri sudah sangat bagus meski masih ada kendala, dan pelatih pasti sudah mengantisipasinya. Harapannya, semua pemain timnas dapat menonjol di segala posisi," kata pria asli Sleman ini.

Baca juga: Jelang Kualifikasi Piala AFC U-19 2020, Supriadi Tertimpa Cedera

"Demam panggung dapat diatasi melalui uji coba-uji coba internasional, apalagi yang akan tampil di Piala Dunia juga usianya sama, jadi mentalnya tidak terlalu terbebani," tutur Seto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X