PSM Makassar Vs Madura United, Alasan Beto Akhiri Laga Lebih Awal

Kompas.com - 25/10/2019, 07:40 WIB
Pemain naturalisasi Madura United, Alberto Goncalves (dua dari kanan). KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain naturalisasi Madura United, Alberto Goncalves (dua dari kanan).


MAKASSAR, KOMPAS.com - Ujung tombak Madura United, Beto Goncalves, mengakhiri laga lebih awal saat menghadapi PSM Makassar, Kamis (24/8/2019) malam.

Pada laga PSM Makassar vs Madura United, penyerang andalan timnas Indonesia tersebut ditarik keluar pada menit ke-24.

Ditemui seusai pertandingan, pelatih Madura United, Rasiman, mengatakan bahwa Beto merasa ada yang tidak beres dengan ototnya.

Karena tidak ingin mengambil risiko, penyerang asal Brasil tersebut kemudian meminta untuk mengakhiri laga lebih dini.

Baca juga: PSM Makassar Vs Madura United, Gol Penalti Marc Klok Menangkan Tuan Rumah

Rasiman kemudian memasukkan Guntur Ariadi sebagai pengganti.

"Beto hanya cedera kecil. Artinya, dia merasakan kurang nyaman di ototnya dan memutuskan untuk berhenti," kata Rasiman.

Pelatih asal Banjarnegara tersebut menyebut rasa tidak nyaman yang dirasakan Beto merupakan akumulasi kelelahan.

Seperti diketahui, Beto memiliki jadwal yang padat di atas rata-rata pemain Indonesia lainnya.

Baca juga: Klasemen Liga 1 2019, Persija Menjauhi Zona Degradasi

Selain sibuk dengan Madura United, dia juga disibukkan dengan sejumlah agenda timnas.

Lebih-lebih, dia menjadi pemain andalan dari kedua belah kubu. Hal itu membuatnya mau tidak mau harus bekerja lebih ekstra dari pemain lainya.

"Ketariknya (otot) Beto tentu akumulasi dari jumlah pertandingan, baik bersama Madura United maupun tim nasional," ujar Rasiman.

"Sebab, sejak bulan Januari TC di Australia, dia tidak mendapatkan libur seperti pemain lainnya," kata Rasiman.

Baca juga: Alberto Goncalves: Fokus Dukung Kami Saja, Lupakan Suporter Lain

Meskipun demikian, Rasiman memastikan Madura United akan baik-baik saja meski tanpa Beto.

Terlebih lagi, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab juga sudah membuktikan mampu tampil apik tanpa pemain berlabel timnasnya.

"Rasanya secara taktik tidak ada perubahan karena ada atau tidak adanya Beto pada babak kedua kami lebih dominan," kata Rasiman.

"Karena pemain memiliki pemahaman yang sama (chemistry) sehingga keluar masuknya seseorang tentunya tidak akan banyak berpengaruh dalam performa tim," tuturnya.

"Kami buktikan di babak kedua (melawan PSM), kami memiliki peluang yang lebih banyak daripada PSM Makassar," katanya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X