Alasan AC Milan Pecat Marco Giampaolo

Kompas.com - 12/10/2019, 14:55 WIB
Ekspresi Marco Giampaolo saat AC Milan harus dikalahkan Fiorentina pada hari senin (30/9/2019) kemarin. twitterEkspresi Marco Giampaolo saat AC Milan harus dikalahkan Fiorentina pada hari senin (30/9/2019) kemarin.
|

KOMPAS.com - Chief Football Officer AC Milan, Zvonimir Boban, menjelaskan alasan di balik pemecatan Marco Giampaolo.

AC Milan secara resmi memecat pelatihnya, Marco Giampaolo, pada Selasa (8/10/2019).

Pemecatan itu terhitung cepat karena Giampaolo baru ditunjuk sebagai arsitek I Rossoneri bulan Juni lalu.

Baca juga: Boban Tegaskan AC Milan Butuh Waktu untuk Kembali Berjaya

Artinya, pelatih kelahiran Swiss itu hanya menukangi AC Milan selama tiga bulan saja, tepatnya hanya sampai pekan ke-7 Liga Italia 2019-2020.

Giampaolo pun memegang rekor sebagai pelatih dengan masa bakti tercepat sepanjang sejarah klub.

Atas dasar itu, banyak publik bertanya-tanya mengapa AC Milan secepat itu memecat pelatihnya.

Hanya tujuh pertandingan dirasa terlalu "prematur" untuk menilai kualitas seorang pelatih.

Baca juga: Pioli Siapkan Langkah-langkan untuk Membuat AC Milan Bangkit

Zvonimir Boban yang menjabat sebagai Chief Football Officer AC Milan mencoba menjelaskan alasan di balik pemecatan Giampaolo.

Menurut dia, itu adalah keputusan yang harus dibuat. Memang terlalu cepat,tetapi itu harus dilakukan karena AC Milan membutuhkan perubahan untuk mencapai level di mana seharusnya mereka berada.

“Itu adalah keputusan bulat, hanya dan secara eksklusif untuk meningkatkan kinerja Milan," ujar pria asal Kroasia itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X