Kompas.com - 05/10/2019, 19:00 WIB
Solskjaer yakin Manchester United bisa mengalahkan Barcelona di Camp Nou, Kamis (11/4/2019). AFPSolskjaer yakin Manchester United bisa mengalahkan Barcelona di Camp Nou, Kamis (11/4/2019).

KOMPAS.com - Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa Manchester Unietd yang sekarang berbeda dengan era 90-an.

Manchester United sejak ditinggal oleh Sir Alex Ferguson tampil bak tim yang kehilangan sosok bapak.

Man United tampil terombang-ambing seperti mengarungi lautan tanpa seorang nakhoda.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Akhir Pekan Ini, Liverpool Vs Leicester City

Demikian benar adanya, selepas kepergian Ferguson dari Man United pada 2013 silam.

Sejak saat itu, belum ada pelatih yang mampu membawa The Red Devils, julukan Manchester United, kembali berjaya.

Setelah era Ferguson berakhir, Man United sempat berpindah tangan ke David Moyes, Louis Van Gaal dan Jose Mourinho.

Hanya Mourinho yang menjadi pelatih paling sukses jika dihitung dari jumlah gelar juara.

Mourinho mempersembahkan gelar Piala Liga Inggris dan Liga Europa.

Van Gaal memberikan trofi Piala FA, sedangkan Moyes gagal total.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Tottenham dan Liverpool Main

Saat ini, tongkat pelatih berada di tangan Ole Gunnar Solskjaer, yang merupakan mantan anak didik Ferguson.

Solskjaer melanjutkan pekerjaan Mourinho yang dipecat pada akhir 2018 silam.

Awal-awal ditunjuk sebagi caretaker Man Unietd, Solskjaer menunjukkan performa yang menjanjikan.

Hal tersebut membuat manajemen Man United menghadiahinya dengan kontrak permanen.

Namun, setelah menjadi "karyawan tetap" Solskjaer justru jarang memberikan kemenangan untuk Man United.

Baca juga: Daftar Top Skor Liga Inggris, Samai Bergkamp, Aubameyang Dekati Aguero

Hingga akhirnya, Man United hanya finis di peringkat ke-6 klasemen Liga Inggris musim lalu.

Masuk ke musim 2019-2020, harapan baru pun muncul. Para pendukung Man United berharap tim pujaannya bermain lebih baik dibandingkan musim lalu.

Namun, kenyataan masih jauh dari harapan, Man United kini malah terlempar di peringkat ke-10 klasemen Liga Inggris 2019-2020.

Mereka baru mengumpulkan 9 poin dari 7 laga. Ini merupakan start terburuk Man United dalam 30 tahun terakhir.

Trekait hal tersebut, Ole Gunnar Solskjaer, memberi pembelaan.

Baca juga: Newcastle United Vs Man United, Paul Pogba Diistirahatkan

Pelatih asal Norwegia itu mengajak para fan untuk sadar jika Man United sekarang berbeda dengan era 90-an.

Man United pada era 90-an memang dikenal sangat solid. Puncaknya adalah torehan treble winners pada tahun 1999.

"Kami tidak berada di 90-an sekarang, jadi ini era yang berbeda, kelompok yang berbeda yang sedang kami bangun. Kami tahu akan ada pasang surut," katanya.

"Saya tidak tahu apa yang lawan pikirkan tentang kami. Saya hanya tahu bahwa kadang-kadang ketika Anda keluar dari pertandingan, kami tidak melakukan hal yang buruk."

"Terkadang ada celah. Aku sudah merasakan itu beberapa kali tapi tidak terlalu sering. Aku tidak bisa memikirkan apa yang dipikirkan orang lain tentang kita. Kita sedang berusaha meningkatkan dan itulah yang harus kita lakukan," ujar Solskjaer.

Baca juga: Lini Depan Man United Tumpul, Solskjaer Kantongi Dua Nama Striker

Terlepas dari semua itu, Solskjaer optimistis dengan era baru Man United yang dibangun dengan skuad muda.

Pada bursa transfer musim lalu, Man United memang mendatangkan pemain-pemain muda macam Aaron Wan-Bissaka serta Daniel James yang sama-sama berusia 21 tahun.

Selain itu, Man United juga mulai mengorbitkan produk akademi mereka, sebut saja Angel Gomes, Tahith Chong, dan Mason Greenwood.

Solskjaer percaya bahwa proses pembangunan Man United akan mengasilkan "bangunan" yang sempurna di masa mendatang.

"Tidak banyak klub yang berani memainkan pemain muda sebanyak kami," kata Solskjaer.

Baca juga: Soal Tembakan Tepat Sasaran, Man United Setara Tim Zona Degradasi

"Mereka memiliki peluang untuk masuk tim utama dan kami yakin beberapa di antaranya akan menjadi bagian dari kesuksesan Man United di masa mendatang," tutur Solskjaer.

Selanjutnya, Man United akan bertandang ke markas Newcastle United pada lanjutan pekan ke-8 Liga Inggris 2019-2020, Minggu 6/10/2019).

Kemenangan sangat dibutuhkan Man United untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen, sekaligus memutus rekor tidak pernah menang pada laga tandang sejak Maret 2019 lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Pandangan Mata Setelah Peluru Ditolakkan

Sports
PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

PB Djarum soal Janji Komitmen Praveen/Melati: Mereka Harus Jaga Reputasi sebagai Andalan...

Badminton
Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Minta Maaf soal Insiden di Semifinal Piala AFF, Asnawi Disindir Pemain Singapura

Liga Indonesia
Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Serie A di Ambang Bangkrut, CEO Inter Milan Minta Bantuan Pemerintah

Liga Italia
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Timor Leste Malam Ini

Liga Indonesia
Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Pelatih Timor Leste Punya Banyak Kenalan di Indonesia, Akrab dengan Bek Persib

Liga Indonesia
Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Alasan Mancini Panggil Balotelli ke Timnas Italia, Bukan karena Putus Asa

Liga Italia
Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sejarah Atletik di Olimpiade Modern Pertama

Sports
Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Marko Lazetic ke AC Milan: Pakai Nomor Kaka, Mirip Ibra, Langsung Digoda Sampdoria

Liga Italia
Timnas Indonesia Vs Filipina, Akan Ada Rotasi Besar Garuda Pertiwi

Timnas Indonesia Vs Filipina, Akan Ada Rotasi Besar Garuda Pertiwi

Liga Indonesia
Daftar 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2021

Daftar 8 Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2021

Internasional
Hendra, Marcus, dan Rian Dapat Bonus Besar Usai Rebut Piala Thomas

Hendra, Marcus, dan Rian Dapat Bonus Besar Usai Rebut Piala Thomas

Badminton
“Vlahovic adalah Pengkhianatan, Dia Tidak Akan Bawa Juventus Scudetto”

“Vlahovic adalah Pengkhianatan, Dia Tidak Akan Bawa Juventus Scudetto”

Liga Italia
Ambisi Alfeandra Dewangga pada Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Ambisi Alfeandra Dewangga pada Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste

Liga Indonesia
Indonesia Vs Timor Leste, Lawan Bicara tentang Keindahan Sepak Bola

Indonesia Vs Timor Leste, Lawan Bicara tentang Keindahan Sepak Bola

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.