Menpora Imam Nahrawi Siap Ikuti Proses Hukum yang Berlaku

Kompas.com - 18/09/2019, 21:40 WIB
Menpora Imam Nahrawi (kiri) meninggalkan ruangan untuk menunggu giliran bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap dana hibah KONI dengan terdakwa Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/4/2019). Ending Fuad Hamidy didakwa menyuap Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana, pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo dan staf Kemenpora Eko Triyanto. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANMenpora Imam Nahrawi (kiri) meninggalkan ruangan untuk menunggu giliran bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap dana hibah KONI dengan terdakwa Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/4/2019). Ending Fuad Hamidy didakwa menyuap Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Mulyana, pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Kemenpora Adhi Purnomo dan staf Kemenpora Eko Triyanto.

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, menyatakan siap mengikuti proses hukum seusai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Pernyataan itu disampaikan Imam Nahrawi saat konferensi pers di rumah dinasnya di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Rabu (18/9/2019) malam.

Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka bersama asisten pribadinya, Miftahul Ulum.
Keduanya menjadi tersangka atas kasus penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) melalui Kemenpora tahun anggaran 2018.

Baca juga: Rahmad Darmawan Waspadai PSM Meski Tanpa Amido Balde

"Saya sebagai warga negara Indonesia akan patuh, akan mengikuti semua proses hukum yang ada, dan sudah barang tentu kita harus junjung tinggi asas praduga tak bersalah," ujar Imam kepada para awak media.

Imam kemudian berharap penetapannya sebagai tersangka kasus dana hibah KONI tidak bermuatan unsur politis.

"Saya berharap ini bukan sesuatu yang bersifat di luar hukum. Makanya, saya akan menghadapi ini, dan tentu kebenaran harus dibuka seluas-luasnya dan selebar-lebarnya," kata Imam.

"Saya belum membaca apa yang disangkakan, karenanya semua proses hukum harus kita ikuti. Sekali lagi jangan ada unsur-unsur di luar hukum," tutur dia.

Berdasarkan penjelasan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Imam diduga telah menerima suap sebanyak Rp 14,7 miliar melalui Miftahul selama rentang waktu 2014-2018.

Selain itu, selama 2016-2018, Imam juga diduga meminta uang senilai Rp 11,8 miliar.

Meski demikian, Imam secara terang-terangan menyatakan bahwa dia tak melakukan apa yang dituduhkan oleh KPK.

"Saya sebagai warga negara punya hak juga untuk memberikan jawaban yang sebenar-benarnya agar proses hukum ini bisa berjalan dengan baik," ucap Imam.

Baca juga: Timnas U-16 Vs Mariana Utara, Indonesia Menang Telak 15-1

"Tuduhan itu harus kita buktikan bersama-sama, karena saya tidak seperti yang dituduhkan. Buktikan saja. Jangan menuduh orang sebelum ada bukti."

Menpora Imam Nahrawi akan berbicara dengan Presiden Joko Widodo soal status tersangkanya.

Pasalnya, Imam baru mengetahui statusnya sebagai tersangka pada sore tadi dan berharap diberi kesempatan berkonsultasi dengan presiden.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fulham Vs Man United, Solskjaer: Naik ke Puncak Klasemen Itu Mudah, tetapi...

Fulham Vs Man United, Solskjaer: Naik ke Puncak Klasemen Itu Mudah, tetapi...

Sports
Thailand Open II - Taklukkan Wakil Rusia, Fikri/Bagas ke 16 Besar

Thailand Open II - Taklukkan Wakil Rusia, Fikri/Bagas ke 16 Besar

Badminton
Hasil Thailand Open II, Ruselli Gagal Susul Gregoria ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open II, Ruselli Gagal Susul Gregoria ke Babak Kedua

Badminton
Pochettino Cerita Masa Lalu, Sebut Messi Nyaris Dipinjamkan ke Espanyol

Pochettino Cerita Masa Lalu, Sebut Messi Nyaris Dipinjamkan ke Espanyol

Sports
Rintangan Egy Maulana Vikri Sebelum Cetak Gol Perdana di Skuad Utama Lechia Gdansk

Rintangan Egy Maulana Vikri Sebelum Cetak Gol Perdana di Skuad Utama Lechia Gdansk

Liga Indonesia
Doa Buruk Ultras Juventus Iringi Langkah Mario Mandzukic ke AC Milan

Doa Buruk Ultras Juventus Iringi Langkah Mario Mandzukic ke AC Milan

Sports
Eksklusif, Alasan Dan Hooker Tak Terobsesi Kejar Conor McGregor

Eksklusif, Alasan Dan Hooker Tak Terobsesi Kejar Conor McGregor

Sports
Hasil Thailand Open II - Fajar/Rian Takluk di Hadapan Wakil Inggris

Hasil Thailand Open II - Fajar/Rian Takluk di Hadapan Wakil Inggris

Badminton
Soal Debut Amad Diallo di Manchester United, Ini Kata Solskjaer

Soal Debut Amad Diallo di Manchester United, Ini Kata Solskjaer

Liga Inggris
Hasil Thailand Open II, Derbi Merah Putih Jadi Milik Hafiz/Gloria

Hasil Thailand Open II, Derbi Merah Putih Jadi Milik Hafiz/Gloria

Badminton
Ini yang Dilakukan Mario Mandzukic untuk Menarik Perhatian AC Milan

Ini yang Dilakukan Mario Mandzukic untuk Menarik Perhatian AC Milan

Sports
Thiago Alcantara Diklaim Tak Cocok dengan Gaya Bermain Liverpool

Thiago Alcantara Diklaim Tak Cocok dengan Gaya Bermain Liverpool

Liga Inggris
Juventus Vs Napoli, Ambisi Pirlo Berikan Trofi Perdana kepada Si Nyonya Tua

Juventus Vs Napoli, Ambisi Pirlo Berikan Trofi Perdana kepada Si Nyonya Tua

Sports
Eksklusif, Dan Hooker dan Resep Kemenangan Lawan Debutan di UFC 257

Eksklusif, Dan Hooker dan Resep Kemenangan Lawan Debutan di UFC 257

Sports
Kalah dari Leo/Daniel, Ganda Putra Denmark Kecewa dan Kritik Pertanyaan Wartawan

Kalah dari Leo/Daniel, Ganda Putra Denmark Kecewa dan Kritik Pertanyaan Wartawan

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X