PSSI Butuh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sepak Bola

Kompas.com - 18/07/2019, 04:30 WIB
Ketua PSSI Kota Malang, Haris Tofly saat ditemui di Kota Malang pada Rabu (17/7/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKKetua PSSI Kota Malang, Haris Tofly saat ditemui di Kota Malang pada Rabu (17/7/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) dinilai belum maksimal memajukan sepak bola di Indonesia.

Butuh lembaga penelitian dan pengembangan (Litbang) untuk membantu PSSI dalam merumuskan arah sepak bola.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PSSI Kota Malang, Haris Tofly.

Pihaknya menilai, sepak bola Indonesia sulit untuk meraih prestasi karena minimnya penelitian dan pengembangan di bidang sepak bola.

Padahal, klub sepak bola Indonesia cukup banyak.

Karena itu, dirinya mengusulkan didirikannya lembaga yang khusus meneliti dan mengembangkan sepak bola.

"Kalau perlu Litbang dibetuk khusus adhoc," katanya, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Klasemen Sementara Liga 1 Pekan 9, Bhayangkara Naik ke Peringkat Ke-3

Haris mengatakan, Litbang itu dijadikan lembaga yang adhoc.

Lembaga itu tidak akan terganggu meski PSSI mengalami pergantian kepengurusan. 

Dengan begitu, rencana dan strategi pengembangan sepak bola tetap berlanjut.

"Saya kira kalau itu berbentuk adhoc, penelitian dan pengembangannya akan sangat mendalam. Setiap ada nahkoda baru renstranya tidak berubah," katanya.

Dengan status ad hoc itu pula, lembaga itu juga bisa diisi oleh berbagai kalangan yang memiliki kemampuan di bidang penelitian dan pengembangan sepak bola.

"Litbang itu nanti bisa meneliti SWOT (streng, weakness, opportunity dan threat). Membantu mengolah dan memformulasikan mau dibawa kemana sepak bola Indonesia. Industri semata, hiburan masyarakat kah atau pemersatu bangsa kah," katanya.

Untuk figur ketua umum PSSI, pihaknya berharap sosok yang memiliki akses dengan pemerintah supaya tidak membutuhkan konsolidasi organisasi yang berkepanjangan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X