Kompas.com - 12/07/2019, 18:20 WIB
Laurent Koscielny membiarkan bola keluar lapangan pada laga Arsenal vs Napoli dalam perempat final Liga Europa di Stadion Emirates, 11 April 2019. AFP/BEN STANSALLLaurent Koscielny membiarkan bola keluar lapangan pada laga Arsenal vs Napoli dalam perempat final Liga Europa di Stadion Emirates, 11 April 2019.

KOMPAS.com - Arsenal telah mengonfirmasi mencopot ban kapten dari lengan Laurent Koscielny.

Dilansir situs resmi klub, hal tersebut disebabkan sang pemain menolak ikut dalam tur pramusim klub ke Amerika Serikat.

"Laurent Koscielny menolak untuk mengikuti tur pramusim kami di Amerika Serikat," tulis pernyataan resmi Arsenal.

"Kami sangat kecewa dengan sikapnya. Keputusannya ini benar-benar berlawanan dengan instruksi yang kami berikan," lanjut pernyataan itu.

Baca juga: Arsenal dan Everton Perebutkan Pemain Sayap Barcelona

Koscielny sendiri telah mengemban ban kapten Arsenal sejak 2015.

Dilansir TalkSport, Koscielny enggan mengikuti tur pramusim Arsenal karena sudah ancang-ancang pindah klub pada musim panas ini.

Koscielny memang akan habis masa kontraknya pada 2020 mendatang.

Bek berusia 33 tahun itu dikabarkan ingin balik ke kampung halamannya setelah klub Liga Perancis, Rennes dan Bordeaux, menghubunginya.

Eks pemain Arsenal, Adrian Clarke, ikut berkomentar tentang sikap Koscielny tersebut.

Menurut dia, apa yang dilakukan Koscielny sangat tidak menghormati klub.

"Ini semacam perilaku bertentangan yang ditujukan kapten klub," kata Clarke.

Baca juga: Arsenal Coba Rekrut Pemain Cadangan Barcelona dengan Status Pinjaman

"Cukup wajar jika Anda ingin meninggalkan klub dan Anda mendapatkan tawaran dari Perancis, berbicara di belakang layar, dan mencoba mengatur proses transfer," ujarnya.

"Namun, jika klub tidak kunjung memberi konfirmasi, Anda harus tetap profesional. Anda harus pergi dalam tur pramusim klub dan melanjutkan diskusi lain waktu," katanya.

Pemain Arsenal pada kurun waktu 1991-1997 itu menambahkan, alangkah lebih baik jika The Gunners menjual Koscielny dalam waktu dekat ini.

Clarke tidak ingin mantan klubnya tersebut memulai kompetisi 2019-2020 dinaungi pemain-pemain yang tidak menaruh hati bersama Arsenal.

Selain Koscielny, Mesut Oezil juga diwartakan akan pergi dari Arsenal.

Gelandang serang berpaspor Jerman itu diberitakan diminati oleh klub Turki, Fenerbahce.

Namun, Fenerbahce tampaknya akan kesulitan merekrut Oezil karena besaran gaji.

Mesut Oezil saat membela Arsenal di ajang Liga Europa, Kamis (2/5/2019)AFP Mesut Oezil saat membela Arsenal di ajang Liga Europa, Kamis (2/5/2019)

Pemain berusia 30 tahun itu saat ini memiliki gaji terbesar di Arsenal, yakni sebesar 350.000 poundsterling (Rp 6,17 miliar) per pekan.

"Dengan kondisi ekonomi saat ini, sulit bagi kami untuk mencapai kesepakatan," demikian bunyi pernyataan resmi Fenerbahce.



Sumber TalkSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X