Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Alasan Arsenal Copot Ban Kapten Koscielny

KOMPAS.com - Arsenal telah mengonfirmasi mencopot ban kapten dari lengan Laurent Koscielny.

Dilansir situs resmi klub, hal tersebut disebabkan sang pemain menolak ikut dalam tur pramusim klub ke Amerika Serikat.

"Laurent Koscielny menolak untuk mengikuti tur pramusim kami di Amerika Serikat," tulis pernyataan resmi Arsenal.

"Kami sangat kecewa dengan sikapnya. Keputusannya ini benar-benar berlawanan dengan instruksi yang kami berikan," lanjut pernyataan itu.

Koscielny sendiri telah mengemban ban kapten Arsenal sejak 2015.

Dilansir TalkSport, Koscielny enggan mengikuti tur pramusim Arsenal karena sudah ancang-ancang pindah klub pada musim panas ini.

Koscielny memang akan habis masa kontraknya pada 2020 mendatang.

Bek berusia 33 tahun itu dikabarkan ingin balik ke kampung halamannya setelah klub Liga Perancis, Rennes dan Bordeaux, menghubunginya.

Eks pemain Arsenal, Adrian Clarke, ikut berkomentar tentang sikap Koscielny tersebut.

Menurut dia, apa yang dilakukan Koscielny sangat tidak menghormati klub.

"Ini semacam perilaku bertentangan yang ditujukan kapten klub," kata Clarke.

"Cukup wajar jika Anda ingin meninggalkan klub dan Anda mendapatkan tawaran dari Perancis, berbicara di belakang layar, dan mencoba mengatur proses transfer," ujarnya.

"Namun, jika klub tidak kunjung memberi konfirmasi, Anda harus tetap profesional. Anda harus pergi dalam tur pramusim klub dan melanjutkan diskusi lain waktu," katanya.

Pemain Arsenal pada kurun waktu 1991-1997 itu menambahkan, alangkah lebih baik jika The Gunners menjual Koscielny dalam waktu dekat ini.

Clarke tidak ingin mantan klubnya tersebut memulai kompetisi 2019-2020 dinaungi pemain-pemain yang tidak menaruh hati bersama Arsenal.

Selain Koscielny, Mesut Oezil juga diwartakan akan pergi dari Arsenal.

Gelandang serang berpaspor Jerman itu diberitakan diminati oleh klub Turki, Fenerbahce.

Namun, Fenerbahce tampaknya akan kesulitan merekrut Oezil karena besaran gaji.

Pemain berusia 30 tahun itu saat ini memiliki gaji terbesar di Arsenal, yakni sebesar 350.000 poundsterling (Rp 6,17 miliar) per pekan.

"Dengan kondisi ekonomi saat ini, sulit bagi kami untuk mencapai kesepakatan," demikian bunyi pernyataan resmi Fenerbahce.

https://bola.kompas.com/read/2019/07/12/18200078/alasan-arsenal-copot-ban-kapten-koscielny

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke