Sang Kakak Minta Crystal Palace Jual Zaha ke Arsenal

Kompas.com - 02/07/2019, 20:00 WIB
Ekspresi pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, ketika bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada pertandingan lanjutan Premier League, Sabtu (1/4/2017). AFP/GLYN KIRKEkspresi pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, ketika bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada pertandingan lanjutan Premier League, Sabtu (1/4/2017).
|

KOMPAS.com - Saga transfer Wilfried Zaha memasuki babak baru setelah kakak winger  Crystal Palace itu mendorong klub mempertimbangkan tawaran dari Arsenal.

Zaha menjadi incaran utama Arsenal pada bursa transfer musim panas ini.

Manajer Arsenal, Unai Emery, menilai pemain berpaspor Pantai Gading itu bisa menjadi "jembatan" duet Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette di lini depan Arsenal.

Baca juga: Arsenal Disebut Gila jika Lepas Aubameyang ke Manchester United

Di sisi lain, Zaha sudah mengtarakan keinginannya untuk bermain di klub yang lebih besar.

Menurut laporan Sky Sport, pada Senin (1/7/2019), pihak The Gunners, julukan Arsenal, sudah mengajukan tawaran perdana sebesar 40 juta poundsterling (sekitar Rp715 miliar).

Nilai tersebut masih jauh dibanding banderol yang ditetapkan oleh Crystal Palace untuk Zaha, yakni sebesar 80 juta poundsterling (sekitar Rp1,4 triliun).

Baca juga: Redknapp Prediksi Man United Atau Arsenal Bisa Keluar dari Big Six

Karena itu, Crystal Palace dengan tegas menolak tawaran Arsenal tersebut.

Arsenal sendiri tidak bisa bergerak bebas pada bursa transfer musim panas ini karena manajemen menetapkan pembatasan dana transfer.

Arsenal hanya dibekali 45 juta poundsterling (sekitar 806 miliar) untuk belanja pemain sebagai konsekuensi atas kegagalan mereka finis di posisi empat besar Liga Inggris 2018-2019.

Mereka tidak bisa memberi tawaran lebih besar kepada pihak Crystal Palace untuk memboyong Zaha Emirates Stadium.

Baca juga: Unai Emery Desak Arsenal Keluarkan Dana Tambahan untuk Zaha

Kendati demikian, sumber yang sama juga melaporkan, kakak Zaha, Judicael, mendorong Crystal Palace untuk mempertimbangkan tawaran dari Arsenal.

Menurut dia, Zaha merupakan pendukung Arsenal sejak kecil sehingga bergabung dengan Arsenal adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi adiknya itu.

"Wilfried akan selalu menghargai Crystal Palace dan para pendukungnya. Namun, impian saudara saya adalah bermain bersama Arsenal," kata Judicael.

Baca juga: Tak Laku dalam Bursa Transfer, Arsenal Ingin Pertahankan Oezil

"Saya harap pihak Palace dapat mempertimbangkan hal tersebut untuk menjalin kesepakatan dengan Arsenal demi mewujudkan mimpinya bermain di kompetisi Eropa bersama klub yang didukungnya sejak kecil," katanya.

Zaha merupakan produk asli The Eagles, julukan Crystal Palace.

Ia naik kelas ke tim senior sejak 2010 hingga 2013 sebelum diboyong Manchester United pada 2014.

Bersama Man United, Zaha gagal menunjukkan sinarnya dan kemudian "dikembalikan" ke Crystal Palace dengan status pinjaman hingga akhirnya dipermanenkan pada awal musim 2015-2016.

Saat ini, pemain 26 tahun itu sedang membela panji timnas Pantai Gading pada Piala Afrika 2019 dan baru saja mencetak satu gol dalam kemenangan 4-1 atas Namibia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X