Unai Emery Desak Arsenal Keluarkan Dana Tambahan untuk Zaha

Kompas.com - 24/06/2019, 18:40 WIB
Ekspresi pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, ketika bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada pertandingan lanjutan Premier League, Sabtu (1/4/2017). AFP/GLYN KIRKEkspresi pemain Crystal Palace, Wilfried Zaha, ketika bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada pertandingan lanjutan Premier League, Sabtu (1/4/2017).

KOMPAS.com - Unai Emery menuntut agar petinggi Arsenal memberinya dana tambahan untuk berburu pemain di bursa transfer musim panas ini.

Arsenal dikabarkan telah menetapkan winger Crystal Palacae, Wilfried Zaha, sebagai target utama mereka.

Emery menilai Zaha merupakan pemain serba bisa yang bisa mendukung duo Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexadre Lacazette di lini depan Arsenal.

Baca juga: Diminati Man United, Aubameyang Pilih Setia bersama Arsenal

Zaha juga sudah mengutarakan keingingannya untuk mencari tantangan baru di klub yang lebih besar.

Akan tetapi, usaha Arsenal untuk mendapatkan tanda tangan pemain 26 tahun itu dipastikan tidak mudah mengingat manajemen Arsenal telah membatasi dana belanja di bursa transfer akibat gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Harga yang dipatok Crystal Palace untuk Zaha adalah sebesar 55 juta poundsterling (sekitar Rp986 miliar).

Baca juga: Jadi Asisten Pelatih Arsenal, Ljungberg Tak Sabar Hadapi Musim Baru

Sementara itu, Arsenal hanya dibekali dana sebesar 45 juta poundsterling (sekitar Rp 806 miliar).

Dengan "uang jajan" yang sekarang, Arsenal dipastikan tidak bisa mendaratkan Zaha di Stadion Emeirates.

Akan tetapi, menurut laporan The Sun, Emery telah memaksa manajemen Arsenal untuk mengeluarkan dana yang lebih besar lagi demi mendapatkan tanda tangan Zaha.

Hal ini juga diamini oleh legenda hidup Arsenal, Ray Parlour.

Baca juga: Arsenal Anggap Ljungberg Pantas Jadi Asisten Manajer Unai Emery

Mantan gelandang Arsenal ini mengatakan bahwa klub perlu mengambil risiko dengan meghabiskan dana besar agar bisa berbicara banyak di kompetisi Eropa.

“Mereka terlalu jauh di belakang Liverpool dan Manchester City. Mungkin mereka harus menghabiskan lebih banyak uang lagi," ujarnya.

"Ini semua tentang investasi masa depan. Sepertinya saya benci untuk mengatakan bahwa uang adalah segalanya, tapi semuanya akan selalu seperti itu. Terkadang Anda harus melampaui anggaran Anda, tentu saja," ujarnya menambahkan.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X