Pro Kontra Absensi Pemain Terbaik Dunia di Piala Dunia Wanita 2019

Kompas.com - 12/06/2019, 19:15 WIB
Penyerang Olympique Lyon, Ada Hegerberg, mengangkat trofi Liga Champions Wanita setelah Lyon mengalahkan Barcelona 4-1 di laga final yang bergulir di Budapest pada Sabtu (18/5/2019).@AdaStolsmo Penyerang Olympique Lyon, Ada Hegerberg, mengangkat trofi Liga Champions Wanita setelah Lyon mengalahkan Barcelona 4-1 di laga final yang bergulir di Budapest pada Sabtu (18/5/2019).

KOMPAS.com - Piala Dunia Wanita bergulir sejak Kamis (6/6/2019). Pertandingan-pertandingan kelas wahid telah dimainkan dan para talenta terbaik dunia mempertontonkan aksi mereka.

Akan tetapi, turnamen ini masih merasakan absensi pemenang Ballon d'Or Wanita pertama, Ada Hegerberg.

Ada Hegerberg memang pemain wanita terbaik dunia saat ini. Ia mencetak 255 gol dari 254 penampilan di level klub.

Bersama Olympique Lyon, klubnya kini, ia memenangi 13 trofi dalam lima tahun terakhir.Di level antarklub Eropa, Hegerberg dan Lyon menjuarai empat edisi Liga Champions terakhir.

Terbaru, ia mencetak hat-trick saat Lyon mengalahkan Barcelona 4-1 dalam laga final bulan lalu.

Namun, Hegerberg absen pada Piala Dunia Wanita 2019 ini. Ada Hegerberg sudah dua tahun meninggalkan Timnas Putri Norwegia.

Ia dikabarkan frustrasi dengan cara Federasi Sepak Bola Norwegia memperlakukan sepak bola wanita.

"Ia hanya berusia 23 tahun tetapi mundur dari timnas karena bertarung untuk hal yang ia percayai benar," tutur Rebecca Smith, eks pemain Timnas Putri Selandia Baru, kepada CNN Sport akhir tahun lalu.

Baca Juga: Piala Dunia Wanita - Belanda Menang, Cruyff Turn Dikeluarkan Penyerang Barcelona

Pro kontra terhadap keputusannya meninggalkan Timnas Putri Norwegia mendapat reaksi keras dari beberapa pengamat sepak bola. Beberapa media bahkan mendedikasikan segmen khusus untuk membahas Ada Hegerberg jelang laga pembukaan.

"Jika Anda ingin berjuang untuk sesuatu, lakukan secara bersama. Ini adalah olahraga tim. Kita harus bisa melakukannya sebagai tim dan bukan mengambil tindakan individu seperti ini," ujar Ariane Hingst, dua kali pemenang Piala Dunia Wanita bersama Jerman, saat menjadi pandit di FOX Sports.

Pendapat Hingst, yang telah tampil 173 kali bagi Timnas Putri Jerman sebelum pensiun dari sepak bola internasional pada 2011, didukung oleh legenda Timnas Putri Amerika Serikat, Heather O'Reilly.

"Piala Dunia ini kesempatan besar, platform baginya untuk menuturkan dengan jelas apa yang ia inginkan. Ada Hegerberg tak pernah menjelaskan apa yang ingin dia ubah. Setidaknya tidak kepada kita." tutur Heather O'Reilly, wanita yang menorehkan 231 penampilan bagi Timnas Putri Amerika Serikat.

Halaman:



Close Ads X