Kompas.com - 27/05/2019, 06:30 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Sedangkan untuk sektor ganda putra, materi Indonesia tak perlu diragukan lagi. Ada pasangan nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, pasangan senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Sementara itu, pada sektor ganda putri, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu tetap jadi pilar utama. Sektor ganda campuran ada Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjajaj dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, serta Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.

Harapan untuk membawa kembali Piala Sudirman ke Tanah Air setelah trofi tersebut eksodus selama 30 tahun, sempat terkuak ketika Indonesia mencapai babak semifinal.

Namun, dalam pertarungan melawan Jepang untuk memperebutkan tiket ke final, Indonesia tak berdaya karena kalah 1-3.

Baca juga: Piala Sudirman 2019, Kekalahan Greysia/Apriyani Hentikan Kiprah Indonesia

Marcus/Kevin yang turun pada partai pertama tampil begitu impresif ketika menaklukkan ganda putra terbaik Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Setelah itu, Gregoria tak berkutik melawan Akane Yamaguchi, begitu juga dengan Anthony yang kalah dua gim langsung dari Kento Momota.

Jepang menyegel tiket ke final setelah memenangi partai keempat. Ganda putri nomor satu dunia, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara, masih terlalu tangguh bagi Greysia/Apriyani.

Konsistensi menjadi titik lemah para pemain tunggal Indonesia. Tampak, Gregoria dan Anthony lebih banyak memberikan poin secara gratis kepada lawan akibat kesalahan-kesalahan sendiri yang merka bikin.

Baca juga: China Juara Piala Sudirman 2019 Setelah Kalahkan Jepang

"Konsistensinya yang harus ditingkatkan lagi. Secara peringkat kan mereka sudah ada di sana, cuma konsistennya waktu main itu," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Susy Susanti, yang dikutip dari Badminton Indonesia.

"Bisa main bagus, tahu-tahu nggak bisa stabil, baik Anthony maupun Jonatan (Christie)," tutur legenda bulu tangkis dunia tersebut. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ronaldo dan Bruce Lee sebelum Saksikan GP Singapura 2022

Bertemu Ronaldo dan Bruce Lee sebelum Saksikan GP Singapura 2022

Sports
Hasil Mallorca Vs Barcelona 0-1: Lewandowski Bikin Rekor, Blaugrana ke Puncak

Hasil Mallorca Vs Barcelona 0-1: Lewandowski Bikin Rekor, Blaugrana ke Puncak

Liga Spanyol
Hasil Empoli Vs Milan: Drama Injury Time, Rossoneri Menang 3-1

Hasil Empoli Vs Milan: Drama Injury Time, Rossoneri Menang 3-1

Liga Italia
Imbas Kericuhan di Kanjuruhan, PT LIB Hentikan Liga 1 Selama Sepekan

Imbas Kericuhan di Kanjuruhan, PT LIB Hentikan Liga 1 Selama Sepekan

Liga Indonesia
Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan, Melanggar Aturan FIFA

Penggunaan Gas Air Mata di Kanjuruhan, Melanggar Aturan FIFA

Sports
Kericuhan Usai Laga Arema FC Vs Persebaya, 4 Mobil Polisi Terbakar

Kericuhan Usai Laga Arema FC Vs Persebaya, 4 Mobil Polisi Terbakar

Liga Indonesia
Kericuhan Suporter Arema FC, PSSI Segera Investigasi dan Kasih Sanksi Berat

Kericuhan Suporter Arema FC, PSSI Segera Investigasi dan Kasih Sanksi Berat

Liga Indonesia
Sepak Bola Indonesia Berduka, Malam Kelam di Kanjuruhan

Sepak Bola Indonesia Berduka, Malam Kelam di Kanjuruhan

Liga Indonesia
Kericuhan di Kanjuruhan, Pemain Arema FC Bantu Evakuasi Korban

Kericuhan di Kanjuruhan, Pemain Arema FC Bantu Evakuasi Korban

Liga Indonesia
Kronologi Kericuhan di Stadion Kanjuruhan Usai Laga Arema Vs Persebaya

Kronologi Kericuhan di Stadion Kanjuruhan Usai Laga Arema Vs Persebaya

Sports
Kericuhan di Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Stadion Kanjuruhan Alami Kerusakan

Kericuhan di Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Stadion Kanjuruhan Alami Kerusakan

Liga Indonesia
Hasil Inter Vs Roma: Tanpa Mourinho, Giallorossi Menang Comeback 2-1

Hasil Inter Vs Roma: Tanpa Mourinho, Giallorossi Menang Comeback 2-1

Liga Italia
Link Live Streaming Mallorca Vs Barcelona, Kick-off 02.00 WIB

Link Live Streaming Mallorca Vs Barcelona, Kick-off 02.00 WIB

Sports
Derbi Jawa Timur Ricuh, Puluhan Suporter Pingsan Akibat Gas Air Mata

Derbi Jawa Timur Ricuh, Puluhan Suporter Pingsan Akibat Gas Air Mata

Liga Indonesia
Rekor 23 Tahun Arema Patah, Aremania Turun ke Lapangan Usai Laga

Rekor 23 Tahun Arema Patah, Aremania Turun ke Lapangan Usai Laga

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.