Kompas.com - 09/04/2019, 21:40 WIB
Ketua Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo di Mabes Polri, Sabtu (16/2/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKetua Satuan Tugas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo di Mabes Polri, Sabtu (16/2/2019).
|

KOMPAS.com - Kepala Satuan Tugas Antimafia Bola Polri Brigadir Jenderal (Pol) Hendro Pandowo menyatakan pihaknya masih memproses kasus pengaturan skor atau match fixing yang diduga melibatkan Iwan Budianto.

“Dalam proses,” kata Hendro Pandowo, Selasa (9/4/2019).

Hendro enggan berbicara banyak soal waktu pemeriksaan IB, sapaan akrab Iwan, terkait laporan Mantan Manajer Tim Perseba Super Bangkalan, Imron Abdul Fattah, awal Januari lalu.

“Semua perkembangan akan disampaikan lagi,” ujarnya. 

Beberapa waktu lalu, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mempertanyakan alasan Satgas Antimafia Bola yang belum menetapkan IB sebagai  tersangka. Padahal, kasus yang menjeratnya sudah lama naik ke tahap penyidikan.

“Lazimnya, tahap penyidikan itu sudah ada tersangka. Kenapa ini belum?” ujarnya di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Baca juga: Final Piala Presiden 2019 Persebaya Vs Arema, Salam Satu Jiwa, Wani!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

IB yang saat ini sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) diduga terlibat kasus match fixing (pengaturan skor pertandingan) ketika menjabat Ketua Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) tahun 2009. Satgas Antimafia Bola disebut-sebut menemukan adanya aliran dana kepada IB dan jajarannya.

Kasus ini muncul dari laporan Manajer Tim Perseba Bangkalan, Imron Abdul Fattah, pada delapan besar Piala Soeratin 2009. Saat itu Imron mengucurkan dana Rp 140 juta sebagai setoran untuk menjadi tuan rumah babak delapan besar. 

Selain IB, kasus ini juga menyeret Manajer Madura United (MU) Haruna Soemitro (HS). Saat itu, Haruna menjabat Ketua Pengda PSSI Jawa Timur. Setoran uang dari Imron prosesnya diduga melewati HS.

Satgas menyatakan IB bisa menjadi tersangka. Namun, polisi masih melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut. Polri menegaskan kasus ini sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Dalam waktu dekat IB akan dipanggil untuk diperiksa. Saat itu IB juga menyatakan siap diperiksa.

“Kalau memang kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan, panggil IB untuk diperiksa. Setelah itu dilakukan gelar perkara untuk menentukan status IB. Bila ada minimal dua alat bukti, IB bisa ditetapkan sebagai tersangka dan kemudian ditahan,” jelas Neta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Bundesliga
Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Badminton
Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Sports
Piala AFF 2020: Vietnam 'Kena Mental', Ragu Bisa Pertahankan Gelar

Piala AFF 2020: Vietnam "Kena Mental", Ragu Bisa Pertahankan Gelar

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals 2021: Chiharu Shida Idolakan Sosok Greysia Polii

BWF World Tour Finals 2021: Chiharu Shida Idolakan Sosok Greysia Polii

Badminton
VIDEO: Gelandang Persib Mohammed Rashid Cetak Gol Spektakuler untuk Palestina

VIDEO: Gelandang Persib Mohammed Rashid Cetak Gol Spektakuler untuk Palestina

Liga Indonesia
Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2021, Perjuangan Marcus/Kevin untuk Gelar Juara

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2021, Perjuangan Marcus/Kevin untuk Gelar Juara

Badminton
Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Liga Indonesia
Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Liga Indonesia
Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals, Menanti Akhir Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Pulau Dewata

BWF World Tour Finals, Menanti Akhir Trilogi Marcus/Kevin Vs Hoki/Kobayashi di Pulau Dewata

Sports
Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Cocoklogi Dahsyat Nan Receh di Serie A dan Premier League Pekan Ini

Sports
Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Perjalanan Marcus/Kevin ke Final BWF World Tour Finals, Dua Kali Libas Juara Olimpiade!

Badminton
Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Mengaku Grup B Sulit bagi Timnas Indonesia, tetapi...

Piala AFF 2020: Shin Tae-yong Mengaku Grup B Sulit bagi Timnas Indonesia, tetapi...

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.