MotoGP, CEO Ducati Apresiasi Hasil Inovasi Tim soal Winglet

Kompas.com - 27/03/2019, 13:45 WIB
Pebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, merayakan kemenangannya pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019. AFP/KARIM JAAFARPebalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, merayakan kemenangannya pada MotoGP Qatar 2019 di Sirkuit Losail, 10 Maret 2019.

KOMPAS.com - CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyambut hangat keputusan Federasi Motor Internasional (FIM) yang melegalkan winglet milik mereka.

Skuad balap motor asal Borgo Panigale, Italia, itu, kini bisa melangkah ke Argentina dengan kepala tegak. Sebab, hasil banding FIM yang dikeluarkan pada Selasa (26/3/2019) waktu setempat menilai winglet di motor tiga pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, dan Jack Miller, legal.

Keputusan itu sekaligus menepis anggapan bahwa Ducati bermain curang dengan regulasi MotoGP saat melakoni seri perdana 2019 di Qatar.

Baca Juga: Digoda Real Madrid, Kylian Mbappe Akan Minta Dijual oleh PSG

Claudio Domenicali sangat senang dengan hasil ini. Bukan hanya mendapatkan poin dari kemenangan Andrea Dovizioso pada MotoGP Qatar 2019, tetapi yang lebih esensial ialah perangkat aerodinamika mereka boleh digunakan pada seri-seri selanjutnya.

"Pengadilan Banding FIM baru saja mengonfirmasi bahwa perangkat kami sepenuhnya legal. Poin Qatar dikonfirmasi dan perangkat dapat digunakan pada balapan berikutnya," ucap Domenicali yang dikutip BolaSport.com dari Corsedimoto.

Meski senang dengan hasil itu, Domenicali tak menampik bahwa dia juga menyayangkan habisnya energi, biaya, dan waktu untuk meluruskan polemik ini.

Baca Juga: Perangkat Ducati Legal, Dovizioso Tetap Sah Menangi GP Qatar

"Namun, sangat disayangkan untuk mencapai hal ini kami harus menghabiskan waktu dan uang dengan para pengacara dan mengungkapkan penelitian kami tentang pendinginan ban kepada para pesaing," tutur Domenicali.

Lebih lanjut, pria Italia itu mengapresiasi hasil brilian dari inovasi yang digawangi oleh Luigi Dall'igna dalam mengembangkan perangkat aerodinamika.

"Ducati bangga akan kecerdikan teknisi Italia dan kemampuannya untuk berinovasi. Banyak orang menyatakan minggu lalu bahwa kami curang, semoga sekarang mereka akan diam dan mencoba untuk mengalahkan kami di trek balap," kata Domenicali lagi.

Meski sudah menyampaikan hasil keputusan sidang banding, keempat tim penggugat yakni Honda, Suzuki, KTM, dan Aprilia masih diberi waktu hingga lima hari ke depan untuk kembali mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Seri kedua MotoGP 2019 akan berlangsung di Autodromo Termas de Rio Hondo, Argentina, akhir pekan ini. (Agung Kurniawan)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BolaSport
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X