Rahasia Panjang Usia Ceu Popong - Kompas.com

Rahasia Panjang Usia Ceu Popong

Kompas.com - 16/09/2018, 22:44 WIB
Kehadiran Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Popong Otje Djundjunan atau yang akrab disapa Ceu Popong, terbilang menyita perhatian peserta Sepeda Nusantara 2018 Etape Cimahi. Kehadiran Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Popong Otje Djundjunan atau yang akrab disapa Ceu Popong, terbilang menyita perhatian peserta Sepeda Nusantara 2018 Etape Cimahi.

CIMAHI, Kompas.com - Ribuan warga Cimahi benar-benar merasa puas dan terhibur dengan kehadiran helatan "Sepeda Nusantara 2018 Etape Cimahi" di kota mereka pada Minggu (16/9/2018).

Sekitar 2000-an peserta yang hadir sejak pagi di lokasi start dan finis di Lapangan Tembak KONI Jabar, Padasuka, Jalan Cisangkan Hilir, Kota Cimahi tampak sudah tak sabar untuk langsung start.

Apalagi, tampak jelas kegiatan ini juga digelar dalam rangka mempromosikan ajang lanjutan dari sukses Asian Games 2018, yakni Asian Para Games 2018 yang akan digelar di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang. Warga pun begitu antusias dan rata-rata sudah hadir di lokasi sejak pukul 06.00 WIB, sementara start baru dimulai sekitar pukul 07.30 WIB.

Peserta dari berbagai kalangan dan usia. Banyak orang tua dan juga anak-anak yang ambil bagian lantaran masih terbawa hawa sukses Asian Games 2018. Seperti halnya Indra Safili yang datang bersama istri dan dua putrinya mengaku mengikuti ajang ini karena merasa gengsi olahraga saat ini makin mencuat.

“Sukses Asian Games membuat saya makin termotivasi ingin mendorong anak-anak saya menjadi atlet. Semoga saja mereka juga punya keinginan serupa,” kata ayah dua putri berusia 6 dan 8 tahun ini.

Dan, saat start dilepas, warga lantas menyemut melewati rute sekitar 7 kilo yang sudah ditentukan panitia mengitari seputaran kota Cimahi. Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Kemenpora, Abdul Rafur mengatakan, Kemenpora memang sudah sejak tahun lalu meluncurkan kegiatan Sepeda Nusantara ini dengan tujuan mengajak masyarakat Indonesia lebih giat berolah raga. Karena itu, kegiatan pun dilakukan di sejumlah daerah di hampir seluruh Indonesia.

“Bersepeda menjadi salah satu pilihan karena merupakan olahraga murah meriah sehingga bisa terus mendorong masyarakat rajin berolahraga. Alhamdulihah penyambutan di setiap daerah pun sangat antusias,” kata Abdul Rafur.

Sepeda Nusantara adalah program yang digagas Kementrian Pemuda dan Olah Raga dengan mengusung tagline Ayo Olahraga. Selain olah raga, Sepeda Nusantara bertujuan menyentuh beberapa aspek di antaranya sektor ekonomi dan pariwisata, memperkuat ketahanan sosial, memperluas kesadaran lingkungan dan hemat energi.

“Sampai hari ini sudah kita gelar di 70 daerah, termasuk Cimahi ini. Bersepeda buat kita sehat, tidak menimbulkan polusi dan tidak merusak udara,” lanjutnya. Ia juga mengatakan kalau Sepeda Nusantara ini dalam rangka Asian Para Games 2018 sehingga diharapkan Indonesia bisa kembali sukses seperti di Asian Games kemarin.

Sementara Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengatakan rasa bangganya karena Kota Cimahi terpilih dalam penyelenggaraan Sepeda Nusantara ini masuk Sepeda Nusantara Etape Cimahi. “Dengan kegiatan ini, saya harap dapat memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Yang berharga tapi sering dilupakan itu adalah kesehatan, karenanya harus dibudayakan berolahraga salah satunya dengan bersepeda,” kata Ajay M Priatna.

Ajay juga mengaku kalau masyarakat Kota Cimahi termasuk penggila olah raga. Sayangnya, keterbatasan anggaran menyebabkan sarana prasarana olah raga tak bisa optimal.

“Cimahi sudah punya Stadion Sangkuriang, sudah diidamkan dan dicita-citakan agar bisa bagus kembali. Tapi apa daya, keterbatasan APBD belum bisa mewujudkan yang kami harapkan. Kami harap pemerintah pusat dan DPR dapat membantu kami membangun Stadion Sangkuriang. Jika dibantu, segera terwujud sarana prasarana olah raga yang layak untuk dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, kehadiran Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Popong Otje Djundjunan atau yang akrab disapa Ceu Popong, terbilang menyita perhatian peserta Sepeda Nusantara 2018 Etape Cimahi. Warga sangat gembira melihat pertunjukan Ceu Popong yang terkenal di daerah dengan layanan ini.

Tak pelak, usai wanita kelahiran 30 Desember 1938 ini memulai bersepeda bersama sekitar 2000-an peserta Sepeda Nusantara 2018, ia pun dibanjiri warga untuk minta berfoto bersama. Karena sudah terbiasa, Ceu Popong tampak santai, sama sekali tak kikuk diminta berfoto bersama warga.

Ia memang tampak terburu-buru karena harus membuka beberapa kegiatan di kota Bandung. Tapi, dengan luwes dan sopan, Ceu Popong meminta maaf kepada warga yang belum kebagian karena mereka takut terlambat.

Dalam sambutannya, Ceu Popong memberikan perhatian kepada pihak Kemenpora yang sudah memilih kota Cimahi masuk dalam agenda Sepeda Nusantara 2018. “Kami dari Komisi X DPR RI tentu saja selalu mendukung Kemenpora dalam berbagai hal. Mengatur soal anggaran untuk pembinaan olah raga. Kami dorong terus agar bisa terwujud untuk memungkinkan kinerja pembinaan terus berlangsung baik hingga bisa terus mencetak prestasi maksimal,” katanya.

Tapi, lanjutnya, bukan itu yang paling penting, namun bagaimana niatnya dari seseorang untuk berolahraga. Itu yang jauh lebih penting.

“Meluangkan sarana untuk pembinaan olah raga bukan segala-galanya. Tidak sesuai karena anggaran tapi harus diperjuangkan. Yang paling penting ya keinginan atau 'kadaek' dari orangnya agar mau membiasakan diri berolah raga. Buktinya, Ceu Popong sudah 80 tahun tapi aktif tak kalah dengan yang muda karena hidup sehat dengan olah raga. Dan, yang paling penting adalah selalu jaga silaturahmi, itu yang bikin kita sehat,” kata tepuk tangan dari seluruh peserta.


Komentar
Close Ads X