Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/09/2018, 15:20 WIB

GRESIK, KOMPAS.com – Pertandingan keras sempat tersaji saat tuan rumah Persegres Gresik United mengalahkan Persiwa Wamena 2-1 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dalam lanjutan Liga 2 Wilayah Timur, Sabtu (15/9/2018).

Para pemain Persiwa tidak dapat menerima keputusan seusai mendapat hukuman penalti dari wasit Abdul Razak dari Sulawesi Tenggara pada menit ke-78.

Para pemain Persiwa lantas mengejar wasit dan melakukan pemukulan hingga sang pengadil tersebut sempat terjatuh.

Wasit yang merasa terancam akhirnya memutuskan masuk ke dalam ruang ganti dengan mendapat perlindungan dari pihak keamanan stadion dan aparat kepolisian.

Pertandingan pun sempat tertunda sekitar 10 menit akibat insiden tersebut.

Baca juga: Pelatih Persegres Masih Optimistis Terhindar dari Degradasi

Namun, tidak lama berselang, wasit Abdul Razak kemudian keluar dari ruang ganti dan kembali memimpin jalannya pertandingan, termasuk memberikan kartu merah kepada dua penggawa Persiwa, Hobert Robert Elopere dan Riyan Ardiansyah, yang sebelumnya sudah sama-sama mengantongi kartu kuning.

"Pertandingan bisa kita lihat, dari babak pertama masuk ke babak kedua, saya lihat mereka itu main tak sekadar keras, tetapi sudah kasar. Saya tidak mau punya pemain seperti ini, apalagi mengintimidasi wasit. Mereka memang dari awal sudah menjurus ke sana (cari kesalahan wasit), makanya lihat saja ada berapa orang itu yang mukul. Beruntung cuma dua yang dikasih kartu merah," ujar pelatih Persegres Sanusi Rahman, selepas pertandingan.

Baca juga: Simon McMenemy Kaget Lihat Performa Dendy Sulistyawan di Persela

Hadiah penalti diberikan wasit seusai David Faristian terjatuh di kotak penalti Persiwa ketika dikawal Elopere, saat hendak meneruskan umpan silang dari sisi kanan pertahanan Persiwa di menit ke-78.

Elopere yang tidak bisa menerima lantas memukul wasit dan memicu reaksi dari rekan-rekannya untuk ikut melakukan pemukulan.

"Sekarang regulasi PSSI sangat tegas. Bisa saja sudah dapat kartu merah, mereka akan kembali dapat sanksi. Sebagai pemain sepak bola, itu ya mikir di sana (mata pencaharian)," ucap dia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+