Memulihkan Kram Otot dengan Teknologi Canggih

Kompas.com - 27/08/2018, 21:31 WIB
Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting cedera saat bertanding melawan pemain tunggal putra China Shi Yuqi pada pertandingan final beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018). KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting cedera saat bertanding melawan pemain tunggal putra China Shi Yuqi pada pertandingan final beregu putra Asian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (22/8/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Dengan teknologi canggih, kram otot kronis yang dialami pebulu tangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting saat berlaga pada pertandingan beregu bulu tangkis Asian Games 2018 pada Selasa (22/8) bisa cepat dipulihkan.

(Baca: Anthony Tidak Mengalami Cedera Otot, tetapi Kram Kronis)

Di dalam dunia alat kesehatan, terdapat alat terapi fisik bernama Targeted Radiofrequency Therapy (TRT). Alat tersebut mengeluarkan gelombang radiofrekuensi yang memiliki dua efek biologis.

Efek thermal-nya dapat digunakan untuk otot yang mengalami ketegangan, regenerasi. ataupun kerobekan.

Sedangkan, efek non-thermal dapat digunakan pada kasus akut seperti bengkak, dan mengurangi sisa sisa metabolisme yang menumpuk di dalam otot.

Alat TRT ini tepat bila digunakan kepada atlet yang mengalami masalah pada otot maupun tendon.

"Ya seperti yang dialami Anthony waktu melawan Shi Yuqi itu loh," kata Direktur Utama PT Bold Technologies Leading (BTL) Indonesia Yosua Agus Widodo.

Yosua menerangkan, peralatan TRT adalah salah satu dari beberapa alat yang diperkenalkan BTL dalam mendukung perhelatan Asian Games 2018 Jakarta Palembang yang berlangsung pada 18 Agustus 2018 sampai dengan 2 September 2018.

Selain TRT, ada juga alat Super Inductive System (SIS) yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik intensitas tinggi. SIS memiliki beragam fungsi sebagai analgesik untuk gangguan kronik maupun akut.

Alat ini juga bisa juga digunakan untuk mobilisasi sendi, penurunan bengkak, dan memberikan relaksasi pada otot yang mengalami tegang (spasme).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X