Kiper Timnas U-16 Indonesia Waspadai Iran di Fase Grup Piala Asia U-16

Kompas.com - 13/08/2018, 20:41 WIB
Penjaga gawang timnas Indonesia Ernando Ari Sutaryadi (kanan) melakukan selebrasi usai berhasil menepis tendangan pinalti pesepak bola Thailand dalam pertandingan final Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018). Timnas U-16 Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 4-3 ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPenjaga gawang timnas Indonesia Ernando Ari Sutaryadi (kanan) melakukan selebrasi usai berhasil menepis tendangan pinalti pesepak bola Thailand dalam pertandingan final Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8/2018). Timnas U-16 Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 4-3

SEMARANG, KOMPAS.com – Kiper Timnas U-16 Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi, mewaspadai Iran pada putaran grup Piala Asia U-16 di Malaysia, September mendatang. Pemuda asal Semarang ini ingin rekan-rekannya waspada.

“Lawan terberat di Piala Asia itu Iran di kalau fase group,” kata Nando - panggilan akrabnya, saat ditemui di Balaikota Semarang, Senin (13/8/2018).

Ernando Ari Sutaryadi sendiri menjadi pahlawan saat final Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8/2018). Dia berhasil menggagalkan tendangan dua pemain Thailand pada babak adu penalti, setelah tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Baca juga: Timnas U-16 Indonesia Dapat Bantuan Dana Rp 1,5 Miliar dari Pemerintah

Berkat keberhasilan itu, Timnas U-16 Indonesia keluar sebagai juara Piala AFF U-16 2018 setelah mengalahkan Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 4-3.

Nando mengatakan, Iran perlu diwaspadai karena mempunyai kemampuan teknik dan fisik mumpuni. Tantangan lain dalam turnamen yang akan datang yaitu berlaga di negara tetangga, Malaysia.

Sebelum itu, pasukan Fakhri Husaini akan terlebih dahulu melakukan pemusatan latihan (TC) di Medan. 

“Tanggal 23 Agustus nanti kami akan TC kembali. Tantangan di fisik, skill, dan bermain di Malaysia. Bertanding di sana pasti ada tekanan,” ujarnya.

Baca juga: Empat Pemain Timnas U-16 Indonesia Bakal Dapat Beasiswa dan Kontrak dari Tim Promosi Liga 1 2018

Pria kelahiran Semarang 27 Februari 2002 ini akan meningkatkan fokus demi membawa Indonesia lolos ke semifinal turnamen tersebut. Lolos ke empat besar merupakan syarat demi mendapatkan satu tiket Piala Dunia U-17 2019.

Hal sama disampaikan penyerang Amiruddin Bagus Kahfi. Ia bertekad membawa tim berjulukan Garuda Asia berlaga di Piala Dunia U-17 2019.


Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X