Kompas.com - 11/01/2018, 06:06 WIB
Romelu Lukaku mencetak gol Manchester United ke gawang Everton pada partai lanjutan Premier League, kasta pertama Liga Inggris, di Stadion Old Trafford, Minggu (17/9/2017). OLI SCARFF/AFPRomelu Lukaku mencetak gol Manchester United ke gawang Everton pada partai lanjutan Premier League, kasta pertama Liga Inggris, di Stadion Old Trafford, Minggu (17/9/2017).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Romelu Lukaku akan menempuh jalur hukum atas tuduhan pemilik Everton, Farhad Moshiri, yang menyebut sang pemain pindah klub setelah menerima saran dari seorang dukun voodoo.

Sebelumnya, Moshiri mengungkapkan bahwa Lukaku memutuskan pergi dari Everton pada musim panas lalu karena mengikuti saran dari seorang dukun di Afrika.

Baca juga : Lukaku Cedera, Manchester United Krisis Ujung Tombak

Hal itu, kata Moshiri, mendorong Lukaku untuk bernegosiasi dengan Chelsea, meski pada akhirnya sang pemain memutuskan bergabung ke Manchester United.

Melalui juru bicaranya, Lukaku membantah tuduhan tersebut. Sang pemain dikabarkan sangat marah dan kecewa dengan pernyataan Moshiri.

Lukaku menegaskan bahwa keputusannya pindah dari Everton tak ada hubungannya dengan dukun voodoo.

Romelu Lukaku merayakan golnya ke gawang Manchester City saat masih memperkuat Everton, pada pertandingan Premier League di Goodison Park, Minggu (15/1/2017). PAUL ELLIS/AFP Romelu Lukaku merayakan golnya ke gawang Manchester City saat masih memperkuat Everton, pada pertandingan Premier League di Goodison Park, Minggu (15/1/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia (Lukaku) menjauhkan diri dari keyakinan seperti itu, dan sekarang kami akan melihat langkah-langkah pengadilan apa yang dapat diambil sehubungan dengan hal tersebut," kata sang juru bicara.

"Lukaku adalah seseorang yang sangat Katolik dan voodoo bukanlah bagian dari hidup dan keyakinannya," ucap dia menambahkan.

Juru bicara Lukaku mengatakan, sang pemain memutuskan pindah dari Everton karena merasa sudah tak yakin lagi dengan proyek yang dicanangkan Moshiri terhadap klub.

Baca juga : Mourinho: Lukaku seperti Monster

Oleh karena itu, Lukaku menolak tawaran pembaruan kontrak dari Everton yang bisa membuatnya menjadi pemain dengan gaji tertinggi dalam sejarah klub tersebut.

Padahal pada musim panas lalu, Mino Raiola selaku agen Lukaku sempat mengatakan bahwa kliennya sudah 99,9 persen mencapai kesepakatan anyar dengan Everton.

Akan tetapi, fakta tak berkata demikian. Lukaku akhirnya menerima pinangan Manchester United.

"Dia ingin melangkah ke tahap karier selanjutnya dan memutuskan pergi dari klub," tutur juru bicara Lukaku.

Musim ini, Lukaku sudah tampil dalam 31 pertandingan di berbagai kompetisi. Ia pun sukses mencetak 16 gol serta lima assist.




Sumber BBC
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X