Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Totti Tunjuk Mantan Rekan sebagai Kandidat Presiden FIGC

Kompas.com - 30/11/2017, 09:36 WIB

KOMPAS.com - Kegagalan tim nasional Italia lolos ke Piala Dunia 2018 menyebabkan terjadinya perubahan besar-besaran pada struktur tim dan Federasi Sepak Bola Italia, FIGC. Bukan cuma pelatih Gian Piero Ventura yang dipecat tetapi presiden FIGC, Carlo Tavecchio, mengundurkan diri.

Langkah pertama yang harus dilakukan FIGC adalah menentukan siapa pengganti tepat sebagai pemimpin baru untuk menghadirkan perubahan di tubuh PSSI-nya Italia itu. Legenda timnas Italia dan juga AS Roma, Francesco Totti, mengaku memiliki calon yang dia anggap sebagai yang terbaik untuk memimpin FIGC.

(Baca Juga: Watford, Klub Paling Dermawan kepada Manchester United)

Totti menunjuk mantan rekan satu tim di Roma pada 1996 hingga 2006, Damiano Tommasi. Menurut Totti, Tommasi bisa memberikan dampak yang positif karena dia sangat paham sepak bola Italia.

"Ada banyak nama yang sedang disebut pada saat ini, tetapi saya ingin melihat Tommasi mengambil alih tanggung jawab," ucap Totti seperti dikutip BolaSport.com dari Corriere della Sera.

"Saya mengatakan hal ini bukan karena dia adalah teman saya, tetapi dia sosok muda, positif dan transparan. Dia sangat paham soal sepak bola Italia dan orang-orang di dalamnya. Di tangannya, dia dapat melakukan perubahan."

Sejak memutuskan pensiun pada 2009 setelah membela Tianjin Teda, Tommasi sudah menggeluti bidang peningkatan kualitas sepak bola. Bersama agen serta temannya, Andrea Pretti dan Werner Seeber, mereka mendirikan sebuah perusahaan di China pada Januari 2010, bernama Tommasi Pretti Seeber Sports Culture & Exchange Co Ltd yang bertujuan menjadi penghubung antara sepak bola Eropa dengan negara-negara di Asia.

Pada 9 Mei 2011, Tommasi dipercaya menjadi ketua Asosiasi Pesepak bola Italia menggantikan sang pendiri, Sergio Campana, yang telah menjabat selama 43 tahun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Saat Philippe Troussier Tonton Langsung Indonesia Vs Guinea...

Saat Philippe Troussier Tonton Langsung Indonesia Vs Guinea...

Timnas Indonesia
Indonesia Ikut Turnamen Toulon 2024, Gantikan Mesir, Segrup dengan Italia

Indonesia Ikut Turnamen Toulon 2024, Gantikan Mesir, Segrup dengan Italia

Timnas Indonesia
Bali United Vs Persib Pindah Arena: Maung Tak Masalah, Ada Keuntungan

Bali United Vs Persib Pindah Arena: Maung Tak Masalah, Ada Keuntungan

Liga Indonesia
Noda Rasialisme Usai Indonesia Vs Guinea: Tak Sehat, Citra Buruk di Mata Dunia

Noda Rasialisme Usai Indonesia Vs Guinea: Tak Sehat, Citra Buruk di Mata Dunia

Timnas Indonesia
Persib Tatap Championship Series, Motivasi 'Tolak Kalah' dari Bobotoh

Persib Tatap Championship Series, Motivasi "Tolak Kalah" dari Bobotoh

Liga Indonesia
Jadwal Liga Inggris: Man United Vs Arsenal Akhir Pekan Ini

Jadwal Liga Inggris: Man United Vs Arsenal Akhir Pekan Ini

Liga Inggris
Laga Championship Series Bali United Vs Persib Resmi Pindah Arena

Laga Championship Series Bali United Vs Persib Resmi Pindah Arena

Liga Indonesia
Timnas Indonesia Minta Maaf Usai Warganet Lakukan Aksi Rasis ke Guinea

Timnas Indonesia Minta Maaf Usai Warganet Lakukan Aksi Rasis ke Guinea

Timnas Indonesia
PSSI Kecam Aksi Rasialisme kepada Guinea, Jangan Nodai Perjuangan Timnas Indonesia

PSSI Kecam Aksi Rasialisme kepada Guinea, Jangan Nodai Perjuangan Timnas Indonesia

Internasional
Timnas U17 Putri Indonesia Petik Pelajaran Berharga, Semangat Tak Patah

Timnas U17 Putri Indonesia Petik Pelajaran Berharga, Semangat Tak Patah

Timnas Indonesia
Saat Rekor Penalti Pemain Guinea Ternoda dalam Laga Vs Timnas U23 Indonesia...

Saat Rekor Penalti Pemain Guinea Ternoda dalam Laga Vs Timnas U23 Indonesia...

Internasional
Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Guinea dan Ilaix Moriba Diserbu Komentar Rasis, Sepak Bola Seharusnya Mempersatukan

Timnas Indonesia
Guinea Masuk Grup 'Neraka' Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Guinea Masuk Grup "Neraka" Olimpiade 2024, Pelatih Reuni dengan Henry

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Jadwal Timnas Indonesia Usai Garuda Muda Jalani Playoff Olimpiade 2024

Timnas Indonesia
Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap 'Sulit' Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Pelatih Guinea Tiga Kali Ucap "Sulit" Usai Lawan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com