Alasan Lilipaly Bertahan di Belanda

Kompas.com - 20/01/2017, 19:24 WIB
Stefano Lilipaly (27) resmi memperkuat SC Cambuur pada musim depan. Dok. SC CambuurStefano Lilipaly (27) resmi memperkuat SC Cambuur pada musim depan.
|
EditorFerril Dennys

LEEUWARDEN, KOMPAS.com - Gelandang tim nasional Indonesia, Stefano Lilipaly (27), resmi berkostum SC Cambuur.

Fano, sapaan akrabnya, bergabung dengan tim Eerste Divisie atau kasta kedua Liga Belanda tersebut setelah menangani kontrak dua tahun.

Fano harus terlebih dulu merampungkan sisa kontraknya bersama SC Telstar hingga Juni 2017. Dia akan membela Cambuur pada musim 2017-2018.

Dengan demikian, pupus sudah keinginan klub-klub Indonesia untuk merekrut pemain yang pernah memperkuat Persija Jakarta tersebut.

Lalu apa alasan Lilipaly bertahan di Belanda? "Keputusan saya bertahan karena saya ingin bermain di level tertinggi. Tim ini juga selalu memiliki tujuan untuk promosi," kata Lilipaly kepada KOMPAS.com, Jumat (20/1/2017).

Selain ingin membantu SC Cambuur promisi ke Eridivise, Lilipaly memilih bertahan karena istrinya, Carmen Rowena, sedang mengandung.

"Istri saya juga sedang mengandung, Jadi saya ingin bayi saya dengan saya pada tahun-tahun pertama," ujar pemain naturalisasi tersebut.

Sebelumnya, Direktur Teknis Cambuur, Gerald van den Belt, menyambut positif kedatangan Lilipaly. Menurut dia, Cambuur memang sudah lama memantau sang pemain.

"Kami sudah mengikuti Lilipaly dan mengetahui kualitasnya. Dia adalah tipe gelandang modern," ucap Belt seperti dilansir Voetbal International.

"Lilipaly bagus dalam menyerang dan bertahan. Karakter dia cocok dengan kebutuhan dan filosofi bermain Cambuur," tutur Belt.

Karier Fano meroket setelah tampil apik pada Piala AFF 2016. Dia selalu diturunkan sebagai starter dalam tujuh laga timnas Indonesia.

Pada turnamen dwitahunan tersebut, Fano mengoleksi dua gol sepanjang turnamen dengan total 624 menit bermain.

Juara Gol-gol Terbaik Pekan Ke-21 Premier League



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Jadi Mesin Gol Bayern Muenchen, Lewandowski Disebut Gila oleh Erling Haaland

Bundesliga
Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Kekejaman Pep Guardiola Jadi Faktor Besar di Balik Prestasi Man City

Liga Inggris
Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Nasib Liverpool: Sulit Finis di Empat Besar dan Tak Lagi Jadi Momok Lawan

Liga Inggris
Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Bahagianya Juergen Klopp Ketika Diogo Jota Membaik

Sports
PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

PON Papua, Harapan Sulteng pada Sepak Takraw

Sports
Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Melati Daeva Akui Ada Salah Paham dengan Praveen Jordan

Badminton
Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Bertemu Lille, Celtic, Red Star, dan Man United, Tanda AC Milan Juara Liga Europa?

Liga Lain
Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Saat Zlatan Ibrahimovic Biara soal Perbedaan Usia di Skuad AC Milan...

Liga Italia
Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Olimpiade Tokyo, Penyelenggara Tegaskan Lagi Komitmen Kebersihan Lingkungan

Sports
Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Chelsea Vs Man United, Satu Rekor Menanti Setan Merah di Stamford Bridge

Liga Inggris
Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Kaki Kian Berat, AC Milan Harus Main Tiap 3 Hari sampai Akhir Maret, Termasuk Lawan Man United

Liga Lain
Man United Vs AC Milan, Catatan Ibrahimovic 'Kembali' ke Old Trafford

Man United Vs AC Milan, Catatan Ibrahimovic "Kembali" ke Old Trafford

Sports
Drawing 16 Besar Liga Europa: Bentrok AC Milan, Solskjaer Apes di Hari Ulang Tahun

Drawing 16 Besar Liga Europa: Bentrok AC Milan, Solskjaer Apes di Hari Ulang Tahun

Liga Lain
Lionel Messi Diharapkan Ikuti Jejak David Beckham dan Ibrahimovic

Lionel Messi Diharapkan Ikuti Jejak David Beckham dan Ibrahimovic

Liga Spanyol
Hasil Drawing Liga Europa, Rekor Pertemuan Man United Vs AC Milan

Hasil Drawing Liga Europa, Rekor Pertemuan Man United Vs AC Milan

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X