Kompas.com - 02/07/2016, 18:51 WIB
Jerome dan Kevin-Prince Boateng saling berhadapan dalam laga fase grup Piala Dunia 2014 di Brasil, pada 21 Juni 2014. EMMANUEL DUNAND/AFPJerome dan Kevin-Prince Boateng saling berhadapan dalam laga fase grup Piala Dunia 2014 di Brasil, pada 21 Juni 2014.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

 

Boateng bersaudara

Tak dimungkiri, salah satu hal yang membuat pamor Jerome Boateng melambung adalah soal hubungan persaudaraannya dengan Kevin-Prince Boateng.

Ketika Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, keduanya kerap dibahas oleh berbagai media karena bakal saling berhadapan. Jerome memperkuat Jerman, sedangkan sang kakak tiri, Kevin-Prince, membela Ghana.

Mereka pun mencatatkan rekor unik. Jerome dan Kevin-Prince menjadi kakak beradik pertama berbeda negara yang saling berhadapan di Piala Dunia.

Setelah pertemuan pada Piala Dunia 2010, kedua Boateng kembali berhadapan dalam balutan seragam timnas di fase grup Piala Dunia 2014 di Brasil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Membicarakan tentang Boateng bersaudara memang cukup menarik. Jerome dan Kevin-Prince memiliki ayah yang sama, yakni Prince Boateng Senior, tetapi dilahirkan oleh ibu yang berbeda.

Prince Sr yang merupakan seorang imigran Ghana, bercerai dengan istri pertamanya, Christine, ibu kandung Kevin-Prince. Kemudian, Prince Sr menikahi Martina, ibunda Jerome. Baik ibu dari Kevin-Prince maupun Jerome sama-sama berasal dari Jerman.

Perceraian tak membuat hubungan Kevin-Prince dengan sang ayah dan Jerome merenggang. Buktinya, mereka tetap berhubungan baik hingga saat ini.

Twitter Jerome (kiri) dan Kevin-Prince Boateng saat masih kecil.

Sebetulnya, Kevin-Prince bisa saja tergabung di timnas utama Jerman bersama Jerome. Pasalnya, Kevin-Prince juga pernah menjadi andalan di berbagai level timnas muda Jerman, mulai kategori U-15 hingga U-21. 

Namun, kans Kevin-Prince untuk membela timnas utama akhirnya tertutup karena ulahnya sendiri. Ia dinilai melanggar tata tertib dengan mengunjungi kelab malam menjelang turnamen Piala Eropa U-21 2009 di Swedia.

Akibatnya, Kevin-Prince tak disertakan dalam ajang tersebut. Direktur Teknis Asosiasi Sepak Bola Jerman kala itu, Matthias Sammer, menjadi orang yang sangat kecewa dengan perilaku Kevin-Prince.

"Kurangnya disiplin serta egoisme dapat dilihat dalam diri Kevin-Prince. Mengenai kondisi fisik dan mental, Jerome adalah pemain yang lebih kuat," ujar Sammer pada 2010, seperti dilansir Spiegel.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.