Persebaya Surabaya Tak Sabar Lawan Persib Bandung

Kompas.com - 18/03/2015, 19:47 WIB
Persebaya Surabaya. Dok. GooglePersebaya Surabaya.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya mengaku tak sabar menghadapi juara bertahan Indonesia Super League (ISL) 2014 Persib Bandung dalam turnamen segitiga pada 20-22 Maret 2015 di Ciamis, Jawa Barat.

"Target di sana menjaga gengsi. Pertandingan melawan Persib Bandung bisa untuk mengukur kemampuan tim," kata Pelatih Persebaya Ibnu Grahan, seperti dikutip dari Antara, Rabu (18/3/2015).

Dalam turnamen tersebut, Persebaya akan terlebih dahulu menghadapi tuan rumah PSGC Ciamis, Jumat (20/3/2015) dan lusanya melawan Persib Bandung, Minggu (22/3/2015).

Bermain di turnamen ini, lanjut Ibnu, selain mengukur kemampuan tim juga sebagai ajang uji coba pemain-pemain yang saat ini dalam tahap seleksi, seperti dua penyerang impor Kim Young Hoo dan Emile Mbamba.

Menurut Ibnu, Persib merupakan lawan yang ideal untuk dihadapi menjelang bergulirnya ISL 2015 yang dijadwalkan dimulai pada 4 April mendatang.

"Kami bisa lihat progres tim ini sampai di mana dan tahu kekuatan maupun kelemahan tim. Ini akan menjadi sangat berharga dan bagus," tukas mantan arsitek Persela U-21 tersebut.

Otavio Dutra dkk bertolak ke Ciamis malam ini dan dijadwalkan tiba Kamis (19/3/2015) pagi.

Sementara itu, kabar tidak sedap mengenai mantan gelandang Manchester United Eric Djemba-Djemba di tim Persebaya kembali mengemuka.

Berdasarkan sumber di internal tim, Djemba-Djemba terancam dicoret jika hasil tes fisik pemain asal Kamerun tersebut kurang memenuhi standar yang ditetapkan pelatih.

Ibnu mengakui hal tersebut bisa saja terjadi karena perubahan komposisi pemain asing masih memungkinkan terjadi sebelum kick-off dimulai.

Tidak itu saja, tim pelatih saat itu juga mengingatkan pemain lokal agar bersaing sehat dan menunjukkan kualitasnya selama berlatih maupun turnamen pra-musim.

Jika tidak, kata dia, bukan tidak mungkin akan ada pencoretan kembali khusus pemain lokal menyusul empat rekannya yang sudah angkat koper terlebih dahulu dari markas tim.

"Jangankan pemain, tim pelatih dan ofisial yang tidak berkontribusi juga akan didepak sehingga semua harus menunjukkan kualitasnya," tukas legenda hidup Timnas Indonesia tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X