Kompas.com - 06/12/2014, 21:00 WIB
Penulis Ary Wibowo
|
EditorTjatur Wiharyo
MUENCHEN, KOMPAS.com - Kiper Bayern Muenchen, Manuel Neuer, mengaku bangga bisa masuk ke tiga besar nomine peraih FIFA Ballon d'Or 2014. Namun, menurut Neuer, dirinya bakal sulit memenangi penghargaan tersebut.

Neuer untuk kali pertama masuk daftar kandidat dan akan menjadi kiper pertama sejak Lev Yashin pada 1963, yang akan dipilih sebagai pesepak bola terbaik di dunia. Neuer bakal bersaing dengan bomber Real Madrid, Cristiano Ronaldo dan bintang Barcelona, Lionel Messi.

Neuer menjadi sosok di balik keberhasilan Bayern memenangi Bundesliga dan DFB Pokal pada musim lalu, sebelum membawa Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014. Di final, Jerman mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 lewat gol Mario Goetze.

"Sebagai seorang kiper, ini sesuatu yang luar biasa. Mencapai tiga besar ini membuatku merasa sangat bangga," ungkap Neuer.

"Tetapi, di sini Anda dapat melihat sulitnya bagi seorang kiper (memenangi Ballon d'Or). Apa yang paling banyak tertinggal setelah laga? Adegan di depan gawang di mana para penyerang sedang bermain."

"Melakukan pertandingan spektakuler tidak terlalu penting bagiku. Aku hanya ingin bermain untuk tim," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Goal


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joe Biden Bahagia dan Tertawa Amerika Menang atas Iran

Joe Biden Bahagia dan Tertawa Amerika Menang atas Iran

Sports
Babak Pertama Australia Vs Denmark Tuntas Tanpa Gol

Babak Pertama Australia Vs Denmark Tuntas Tanpa Gol

Internasional
Babak I Tunisia Vs Perancis: 1 Gol Dianulir, Laga Imbang

Babak I Tunisia Vs Perancis: 1 Gol Dianulir, Laga Imbang

Sports
Rumah Beto Goncalves Jadi Markas Pesepak Bola Brasil Saat Piala Dunia 2022

Rumah Beto Goncalves Jadi Markas Pesepak Bola Brasil Saat Piala Dunia 2022

Liga Indonesia
Jordi Amat dan Sandy Walsh Bisa Main di Piala AFF 2022 Usai Resmi Pindah Federasi

Jordi Amat dan Sandy Walsh Bisa Main di Piala AFF 2022 Usai Resmi Pindah Federasi

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022 - Pelatih Arema FC Jagokan Portugal Juara

Piala Dunia 2022 - Pelatih Arema FC Jagokan Portugal Juara

Internasional
Link Live Streaming Australia Vs Denmark di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Link Live Streaming Australia Vs Denmark di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Internasional
Hasil Otopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan: Terdapat Kekerasan Benda Tumpul

Hasil Otopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan: Terdapat Kekerasan Benda Tumpul

Liga Indonesia
Cristiano Ronaldo dan Tawaran Fantastis Rp3,2 Triliun dari Arab Saudi

Cristiano Ronaldo dan Tawaran Fantastis Rp3,2 Triliun dari Arab Saudi

Internasional
Del Piero kepada Neymar: Andai Pergelangan Kaki Bisa Ditukar...

Del Piero kepada Neymar: Andai Pergelangan Kaki Bisa Ditukar...

Sports
Link Live Streaming Tunisia Vs Perancis di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Link Live Streaming Tunisia Vs Perancis di Piala Dunia 2022, Kickoff 22.00 WIB

Internasional
Polandia Vs Argentina, Bukan Sekadar Lewandowski dan Messi

Polandia Vs Argentina, Bukan Sekadar Lewandowski dan Messi

Internasional
Tunisia Vs Perancis, Pelatih Elang dari Kartago Sebut Tak Ada yang Mustahil

Tunisia Vs Perancis, Pelatih Elang dari Kartago Sebut Tak Ada yang Mustahil

Internasional
Kosta Rika Vs Jeman: Ada yang Senang Saat Der Panzer Bermain Buruk

Kosta Rika Vs Jeman: Ada yang Senang Saat Der Panzer Bermain Buruk

Internasional
Sejarah Penerapan VAR di Piala Dunia dan Kontroversinya

Sejarah Penerapan VAR di Piala Dunia dan Kontroversinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.